JAKARTA, Cobisnis.com – WeTV Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Langkah ini dilakukan melalui pengembangan kekayaan intelektual, investasi produksi konten lokal, serta pemberdayaan talenta kreatif Indonesia.
Komitmen tersebut sejalan dengan kerja sama Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif atau Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman dalam ajang World Conference on Creative Economy 2026 di Jakarta pada 21 Oktober 2026.
Selama enam tahun hadir di Indonesia, WeTV telah memproduksi lebih dari 57 serial Original lokal. Produksi tersebut melibatkan lebih dari 10.000 kru dan talenta kreatif dari berbagai bidang.
Kehadiran produksi konten lokal juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas. Dampaknya tidak hanya dirasakan industri hiburan, tetapi juga berbagai sektor pendukung dalam proses produksi.
Setiap serial melibatkan rantai industri mulai dari penulis, sutradara, aktor, kru produksi, hingga pekerja pascaproduksi. Sektor lain seperti penyewaan lokasi, transportasi, akomodasi, katering, tata busana, dan layanan kreatif turut terlibat.
Aktivitas tersebut menciptakan perputaran ekonomi dan membuka kesempatan kerja bagi banyak pihak. Dampak berantai ini juga memperkuat ekosistem industri kreatif secara lebih luas.
“Bagi WeTV, investasi dalam konten lokal bukan hanya tentang menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi juga tentang membangun industri yang berkelanjutan,” ujar Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea.
Menurutnya, setiap produksi melibatkan banyak talenta, pekerja kreatif, dan sektor pendukung yang turut merasakan dampak ekonomi. WeTV ingin terus mendorong kontribusi tersebut sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi cerita dan talenta Indonesia untuk berkembang.
Selain produksi konten, WeTV juga mendorong pengembangan IP lokal yang berpotensi menjangkau pasar lebih luas. Kolaborasi dengan rumah produksi dan kreator Indonesia diharapkan dapat menghadirkan cerita yang relevan sekaligus meningkatkan daya saing konten nasional.
WeTV juga memperluas akses hiburan digital melalui lebih dari 50 kanal distribusi. Jaringan tersebut dibangun bersama mitra telekomunikasi, penyedia layanan internet, e-commerce, dan layanan pembayaran.
Kemitraan itu membantu memperluas jangkauan konten lokal, termasuk kepada penonton di luar kota-kota besar. Melalui platform WeTV dan jaringan Tencent, karya Indonesia juga memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada audiens global.
“Enam tahun pertama menjadi fondasi penting bagi perjalanan WeTV di Indonesia. Ke depan, kami ingin terus menghadirkan cerita lokal yang kuat, membuka lebih banyak peluang bagi talenta kreatif, dan mendorong IP Indonesia untuk menjangkau pasar global,” kata Febriamy.
WeTV berharap kolaborasi antara pelaku industri, platform digital, dan pemerintah dapat memperkuat daya saing ekonomi kreatif Indonesia. Komitmen tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang yang lebih luas bagi karya dan talenta Indonesia di pasar domestik maupun internasional.













