JAKARTA, Cobisnis.com – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjadi sorotan setelah laporan investigasi surat kabar Prancis Le Monde mengungkap kontrak sewa kantor di Trump Tower, New York, Amerika Serikat, dengan nilai hampir US$4 juta selama tujuh tahun tujuh bulan.
Kantor seluas 450 meter persegi di lantai 17 gedung tersebut mulai disewa pada 1 Juni 2025, tetapi dokumen internal yang diperoleh Le Monde menyebut sebagian besar ruangannya masih kosong.
“Berapa banyak uang sewa yang dibayarkan FIFA kepada keluarga Trump sejak organisasi tersebut mendirikan kantor pada 1 Juni 2025 di lantai 17 Trump Tower di New York? Menurut dokumen internal yang diperoleh Le Monde, badan pengatur dunia tersebut telah setuju untuk membayar total hampir $4 juta (€3,57 juta) selama tujuh tahun tujuh bulan untuk ruang seluas 450 meter persegi, yang sebagian besar masih kosong. Perjanjian tersebut menyoroti hubungan erat antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan penghuni Gedung Putih, Donald Trump,” tulis laporan Le Monde, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (14 Oktober 2026).
Kontrak tersebut dibuat melalui FIFA Americas Incorporation, anak perusahaan FIFA yang berbasis di Delaware, dengan Trump Tower Commercial LLC, perusahaan pengelola gedung yang dipimpin Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump.
Menurut laporan itu, kontrak ditandatangani oleh empat anggota dewan direksi pada Mei 2025, dengan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström tercantum pada baris pertama dokumen.
Proses pemilihan lokasi juga menjadi perhatian karena disebut tidak disertai evaluasi terhadap lokasi atau penawaran dari perusahaan lain, berbeda dengan proses penentuan kantor FIFA di Miami.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan internal FIFA mengenai potensi konflik kepentingan dan kepatuhan terhadap prosedur operasional standar organisasi.
Le Monde menghitung biaya sewa rata-rata mencapai US$470.000 per tahun atau sekitar US$41.000 per bulan. Kontrak itu mencakup potongan sekitar US$19.000 per bulan selama delapan bulan pertama dan kenaikan sewa sebesar 2 persen setiap tahun.
Pada tujuh bulan terakhir masa kontrak, pembayaran sewa diperkirakan mencapai US$533.000, meningkat dibandingkan biaya tahun kedua yang tercatat sebesar US$455.000.
Menanggapi laporan tersebut, FIFA membantah adanya penyimpangan dan menyatakan pembayaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“FIFA membayar sewa sesuai harga pasar untuk fasilitas ini dan mematuhi semua peraturan perundang-undangan setempat,” terang perwakilan resmi FIFA dalam tanggapan kepada Le Monde.
Laporan tersebut kembali menyoroti hubungan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Donald Trump, di tengah pertanyaan mengenai transparansi serta proses pengambilan keputusan dalam kontrak sewa tersebut.













