• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, February 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Perdagangan Manusia Kini Menggunakan Internet, Media Sosial, dan Aplikasi

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 18, 2020
in Teknologi
0
Perdagangan Manusia Kini Menggunakan Internet, Media Sosial, dan Aplikasi

Cobisnis.com – Teknologi komunikasi modern, sebuah saja internet, media sosial, dan aplikasi seluler – telah secara signifikan mempengaruhi operasional kelompok kejahatan terorganisir yang terlibat dalam perdagangan manusia (Trafficking in Human Beings/THB).

Teknologi telah memperluas kemampuan penjahat untuk memperdagangkan manusia untuk berbagai jenis eksploitasi, termasuk eksploitasi seksual dan tenaga kerja, pengambilan organ, adopsi anak secara ilegal, dan kawin paksa.

Pelaku perdagangan manusia menggunakan teknologi komunikasi yang semakin modern untuk mengeksploitasi korbannya berulang kali: mulai dari mengiklankan dan merekrut korban, hingga memeras korban dengan foto dan video untuk mengontrol pergerakannya.

Uni Eropa (UE) bersama Europol menerbitkan laporan terbaru bertajuk “Tantangan Melawan Perdagangan Manusia di Era Digital” sebagai bagian dari peringatan Hari Anti-Perdagangan Manusia UE 2020.

Dalam laporan setebal 7 halaman dinyatakan perlunya semua pihak berkolaborasi seperti mengumpulkan data dan informasi intelejen.

Mengumpulkan lebih banyak bukti digital untuk menghubungkan titik-titik antara investigasi nasional dan internasional sangat diperlukan untuk memerangi perdagangan manusia, sebagai salah satu prioritas utama UE dan Europol.

“Teknologi memberi perdagangan manusia (Trafficker) kemampuan untuk merekrut korban tanpa bertatap muka interaksi, sehingga mengurangi risiko terdeteksi oleh penegak hukum,” tulis laporan tersebut.

Media Sosial

Platform media sosial telah digunakan sebagai katalog virtual oleh penjahat untuk mengidentifikasi korban baru dan mengembangkan strategi pemantauan. Karena sejumlah besar informasi tentang latar belakang psikologis dan pribadi pengguna (misalnya tingkat pendidikan, ikatan keluarga, status ekonomi, tempat tinggal, jaringan pertemanan, dll.) sering ditampilkan di medsos (sering kali disertai gambar).

“Media sosial juga digunakan sebagai senjata psikologis, dimana pelaku perdagangan manusia mengancam akan mengunggah gambar korban yang diretas/dibobol jika gagal memenuhi tuntutan para penjahat.”

Laporan itu juga menyebut kelompok sasaran yang rentan. Mayoritas korban yang teridentifikasi dalam kasus-kasus THB melibatkan komponen online, dimana perempuan dewasa yang paling banyak dieksploitasi, khususnya kejahatan perdagangan manusia di Negara Anggota UE.

“Anak di bawah umur juga merupakan kelompok sasaran yang sangat rentan karena “kebersihan digital” anak-anak yang buruk.”

Para pelaku Trafficker online juga sangat canggih. Mereka mampu memiliki kekayaan informasi tentang anak-anak yang berpotensi rentan dan mudah diakses di internet, memungkinkan para Trafficker menjalankan taktik social engineering hingga grooming dan perundungan (bully).

“Mereka (para penjahat) dapat menjalankan strategi perekrutan berdasarkan profil online korban. Dua bentuk strategi rekrutmen online yang dapat diidentifikasi dalam konteks ini adalah: rekrutmen aktif dan pasif.”

Perekrutan aktif menyerupai teknik ‘memancing kail’ dan melibatkan penjahat, misalnya, memposting iklan pekerjaan palsu di portal pekerjaan terpercaya dan mem-blasting di pasar media sosial.

Jaringan kriminal juga membuat situs web lengkap dari agen tenaga kerja palsu, yang sering kali dipromosikan di media sosial agar mudah diakses oleh lebih banyak calon korban. Terkadang situs web ini menyertakan obrolan langsung, yang seolah-olah mengizinkan kontak langsung dengan manajer perekrutan yang diduga.

“Beberapa tahun ke depan akan menjadi sangat penting bagi semua pihak untuk mengidentifikasi dan menyetujui kerangka hukum dan teknis, yang dapat diterapkan untuk bertindak secara efektif melawan perdagangan manusia di era digital.”

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisHumanperdahangan manusia

Related Posts

Meski Pasokan Aman, Harga Ayam dan Telur Masih Mahal

Meski Pasokan Aman, Harga Ayam dan Telur Masih Mahal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gubernur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan percepatan distribusi bahan pokok setelah menemukan sejumlah harga komoditas dijual di atas...

Tren Gamis Bernama Unik Ramaikan Pasar Tanah Abang Jelang Lebaran

Tren Gamis Bernama Unik Ramaikan Pasar Tanah Abang Jelang Lebaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang Ramadan 2026, geliat penjualan busana muslim mulai terasa di pusat grosir Tanah Abang. Para pedagang menghadirkan...

Aksi Maling Motor Berkedok Pemulung di Bekasi Barat Terekam CCTV

Aksi Maling Motor Berkedok Pemulung di Bekasi Barat Terekam CCTV

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pencurian sepeda motor dengan modus penyamaran sebagai pemulung terjadi di wilayah Bekasi Barat, Kota Bekasi. Pelaku...

7 Koper Turis Thailand Hilang di Bromo, Kerugian Tembus Rp 108 Juta

7 Koper Turis Thailand Hilang di Bromo, Kerugian Tembus Rp 108 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pencurian menimpa rombongan wisatawan mancanegara asal Thailand saat berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo,...

Mudik Lebaran 2026 Mulai Ramai, 191 Ribu Tiket KA Yogya Ludes Terjual

Mudik Lebaran 2026 Mulai Ramai, 191 Ribu Tiket KA Yogya Ludes Terjual

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Semangat mudik Lebaran 2026 mulai terasa. Hingga Kamis siang, 19 Februari 2026, sebanyak 191.828 tiket kereta api...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

February 20, 2026
Cak Imin Lantik Direksi Baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026–2031

Cak Imin Lantik Direksi Baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026–2031

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Viral di Media Sosial, Ketegangan Knetz vs SEAblings Soroti Identitas dan Diskriminasi Digital

February 20, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Program MBG Dinilai Perkuat Pertanian dan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

February 21, 2026
BEI

BEI Catat Obligasi Energi Mega Persada Rp 1,15 Triliun, IHSG Menguat 0,72 Persen Sepekan

February 21, 2026
Raja Charles Jauhkan Diri dari Andrew, Keluarga Kerajaan Inggris Hadapi Krisis Terbesar Sejak Wafatnya Diana

Raja Charles Jauhkan Diri dari Andrew, Keluarga Kerajaan Inggris Hadapi Krisis Terbesar Sejak Wafatnya Diana

February 21, 2026
Selama Ramadan, Siswa di Sigi Tetap Dapat MBG

Selama Ramadan, Siswa di Sigi Tetap Dapat MBG

February 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved