• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

IPPGA Group Luncurkan Playbook Profesi PPGA di Indonesia

Rizki Meirino by Rizki Meirino
August 27, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
IPPGA Group meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook sebagai fondasi awal pengembangan profesi Public Policy & Government Affairs di Indonesia.

IPPGA Group meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook sebagai fondasi awal pengembangan profesi Public Policy & Government Affairs di Indonesia.

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia Public Policy & Government Affairs (IPPGA) Group resmi meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook: Navigating Power, Policy, and Politics in Southeast Asia’s Most Complex Democracy sebagai fondasi awal pengembangan profesi Public Policy & Government Affairs (PPGA) di Indonesia.

Playbook tersebut terdiri atas sembilan bab dan operational appendix yang memetakan pengetahuan, keterampilan, serta kerangka kerja bagi praktisi PPGA dalam memahami dinamika kebijakan, politik, kekuasaan, dan kepentingan bisnis di Indonesia.

Peluncuran ini dilatarbelakangi kebutuhan terhadap peta kerja bagi profesi PPGA yang berkembang pesat, tetapi belum memiliki rujukan pengetahuan dan praktik yang terstruktur.

IPPGA Group menempatkan Playbook tersebut sebagai salah satu fondasi awal menuju terbentuknya knowledge & skill center bagi profesi PPGA di Indonesia.

Playbook yang disusun bersama Aditya Sani dan Ahsan Ridhoi itu akan terus dikembangkan melalui peer review dan kolaborasi dengan praktisi serta berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintahan dan politik.

“Profesi ini sudah terlalu lama menjadi kepraktisan tanpa peta. Kami tidak ingin membangunnya sendiri. Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama universitas, pemerintah, dan para praktisinya sendiri agar profesi PPGA dapat berkembang secara lebih kuat di Indonesia,” ujar Arief Budiman, praktisi Public Policy & Government Affairs dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, dalam acara peluncuran di Hotel 25Hours Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Menurut Arief, keterlibatan dunia akademik penting untuk membangun legitimasi keilmuan sekaligus mendukung regenerasi profesi PPGA.

“Regenerasi adalah agenda yang tidak bisa ditunda. Kita perlu memastikan generasi berikutnya mengenal profesi ini, dan universitas adalah titik temu paling strategis untuk itu,” tambahnya.

Lima Pilar Fungsi PPGA

Dalam paparannya, Arief menjelaskan bahwa fungsi PPGA bertumpu pada lima pilar yang saling terintegrasi, yakni Profitability, Certainty, Security, Continuity, dan Stability.

Productivity dan Profitability (Business) menjadi jangkar dengan menempatkan PPGA sebagai fungsi yang berkontribusi terhadap keberlangsungan bisnis dan kondusivitas iklim usaha.

Sementara itu, Certainty (Public Policy) menuntut pemahaman terhadap arah dan dinamika kebijakan pemerintah, proses legislasi dan regulasi, hingga perencanaan pembangunan.

Adapun Security (Legal) berfungsi melindungi perusahaan dari risiko hukum, sosial, dan politik yang dapat mengganggu operasional maupun investasi.

Kemudian, Continuity (Corporate Communications & Diplomacy) berperan membangun reputasi serta hubungan jangka panjang dengan publik dan pemangku kepentingan pemerintahan.

Terakhir, Stability (Politics) menuntut kemampuan membaca dinamika politik nasional dan lokal, kepentingan aktor pemerintahan, serta perkembangan politik-ekonomi global yang berdampak terhadap bisnis.

“Keberhasilan PPGA tidak dapat berdiri pada satu pilar. Kelimanya harus bekerja sebagai satu kesatuan,” tegas Arief.

Ia menilai kebutuhan terhadap profesi PPGA akan terus ada selama terdapat interaksi antara bisnis, kebijakan publik, dan politik dalam kerangka relasi demokratik.

“Selama pemerintahan Republik Indonesia berdiri, bisnis dan kebijakan politik akan selalu berinteraksi. Karena itu, profesi ini akan selalu diperlukan. Penguatannya adalah tanggung jawab bersama, bukan milik satu kelompok industri atau satu asal investasi baik dalam atau luar negeri,” pungkasnya.

IPPGA Group sendiri merupakan komunitas praktisi Public Policy & Government Affairs di Indonesia yang beranggotakan praktisi lintas industri.

Komunitas tersebut berfokus pada penguatan profesi, pengembangan pengetahuan dan kemahiran, serta regenerasi jejaring praktisi PPGA.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: Arief Budimancobisnis.comIPPGA GroupPPGAprofesi PPGAPublic Policy Government AffairsThe Indonesia PPGA Playbook

Related Posts

Mojtaba Khamenei

Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei masih hidup meski telah lama tidak...

Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang. Ratusan wisatawan, pekerja, dan warga masih dilaporkan hilang. (Foto: X/BokaThob2383)

Banjir Nepal Tewaskan 160 Orang, Ratusan Hilang

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang, sementara ratusan wisatawan, petugas...

Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

by Hidayat Taufik
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang ibu korban dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Imedia Dwi Anjani (38), mengungkapkan...

konser TXT di Jakarta 2027

TXT Bawa Tur Dunia STEAL THE WIND ke Jakarta

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar gembira untuk MOA, TOMORROW X TOGETHER (TXT) akan menyambangi Jakarta dalam rangkaian tur dunia terbaru mereka,...

Yayoi Kusama

Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dunia seni berduka atas meninggalnya seniman kenamaan asal Jepang, Yayoi Kusama, pada usia 97 tahun. Kabar tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

August 25, 2026
Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

August 25, 2026
Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

August 26, 2026
Mojtaba Khamenei

Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup

August 27, 2026
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang. Ratusan wisatawan, pekerja, dan warga masih dilaporkan hilang. (Foto: X/BokaThob2383)

Banjir Nepal Tewaskan 160 Orang, Ratusan Hilang

August 27, 2026
Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

August 27, 2026
konser TXT di Jakarta 2027

TXT Bawa Tur Dunia STEAL THE WIND ke Jakarta

August 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved