JAKARTA, Cobisnis.com – Tornado langka menghantam wilayah Aude, barat daya Prancis, pada Senin (24/8) malam waktu setempat. Bencana tersebut merusak lebih dari 300 rumah dan menyebabkan puluhan orang terluka.
Otoritas setempat mencatat 39 orang mengalami luka akibat tornado tersebut. Dua orang di antaranya berada dalam kondisi kritis di desa Pomas.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan tornado dengan intensitas yang jarang terjadi melanda wilayah Aude. Desa Pomas menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana tersebut.
“Sebuah tornado dengan intensitas yang jarang terjadi melanda wilayah Aude pada sore hari kemarin, yang menyebabkan kerusakan parah di desa Pomas,” kata Nunez di X, dikutip dari beberapa sumber, Selasa (25/08/2026).
Selain merusak bangunan, tornado juga menyebabkan gangguan pada jaringan listrik. Operator jaringan listrik ENEDIS melaporkan sekitar 21.000 rumah tangga di Prancis selatan mengalami pemadaman listrik.
Dari jumlah tersebut, sekitar 1.600 rumah tangga yang terdampak berada di wilayah Aude hingga Selasa (25/8) pagi. Gangguan listrik menjadi salah satu dampak lanjutan setelah tornado menerjang kawasan tersebut.
Rekaman yang diverifikasi Reuters menunjukkan tornado berputar di atas desa Verzeille, Aude, pada Senin (24/8) sore. Sejumlah rumah yang berada di jalur tornado mengalami kerusakan, termasuk kaca jendela yang pecah.
Tornado terjadi ketika gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis memasuki fase perubahan menjadi badai petir. Kondisi tersebut terjadi di sejumlah wilayah Prancis selatan pada pekan ini.
Peristiwa tersebut menambah daftar dampak cuaca ekstrem yang melanda Prancis selama musim panas. Pemerintah dan otoritas setempat masih menangani kerusakan serta dampak terhadap warga di wilayah terdampak.













