• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Utang Amerika Nyaris Rp900 Kuadriliun, Benarkah Bisa Bangkrut?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 20, 2026
in News
0
Utang Amerika Nyaris Rp900 Kuadriliun, Benarkah Bisa Bangkrut?

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat (AS) menghadapi tekanan fiskal yang semakin besar setelah utang pemerintah federal menembus US$40 triliun. Jumlah tersebut menjadi rekor baru sekaligus menunjukkan meningkatnya beban keuangan negara.

Berdasarkan data Departemen Keuangan AS, utang federal mencapai US$40 triliun pada Selasa. Dengan asumsi kurs sekitar Rp17.940 per dolar AS, nilainya setara dengan sekitar Rp717.600 triliun atau Rp717 kuadriliun.

Kenaikan utang tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat. Dalam lima bulan terakhir, utang pemerintah AS bertambah sekitar US$1 triliun.

CEO Peter G. Peterson Foundation, Michael Peterson, memperingatkan bahwa tren tersebut dapat membuat utang AS terus meningkat secara signifikan.

“Jika melihat ke belakang, kita baru mencapai US$20 triliun kurang dari 10 tahun lalu,” di kutip dari berbagai sumber, Kamis (20/8/2026).

Mengapa Utang AS Jadi Masalah?

Besarnya utang bukan satu-satunya persoalan yang dihadapi pemerintah AS. Kecepatan pertumbuhan utang juga menjadi perhatian karena pemerintah masih mencatat defisit anggaran.

Dalam 10 bulan pertama tahun fiskal berjalan, defisit anggaran AS telah mencapai US$1,8 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan pengeluaran pemerintah masih jauh lebih besar dibandingkan penerimaannya.

Faktor demografi turut menambah tekanan terhadap anggaran. Sekitar 10.000 warga Baby Boomer memasuki masa pensiun setiap hari. Pada saat yang sama, usia harapan hidup masyarakat AS semakin panjang.

Situasi tersebut meningkatkan kebutuhan anggaran untuk program Social Security dan Medicare.

Selain itu, kebijakan pemotongan pajak dan peningkatan belanja dalam beberapa tahun terakhir turut memperbesar kebutuhan pembiayaan pemerintah. Kebijakan pajak pada era Presiden Donald Trump serta berbagai program bantuan ekonomi selama pandemi Covid-19 menjadi bagian dari faktor tersebut.

Kenaikan utang juga terjadi lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Congressional Budget Office pada 2023 memperkirakan utang AS baru akan mencapai US$40 triliun pada 2028.

Beban Bunga Utang Ikut Melonjak

Persoalan lain muncul dari biaya yang harus dikeluarkan pemerintah untuk membayar bunga utang. Jumlah utang yang semakin besar, ditambah tingkat suku bunga yang tinggi, membuat beban bunga meningkat tajam.

Pembayaran bunga pemerintah AS diperkirakan menembus US$1 triliun pada tahun fiskal ini. Angka tersebut menjadi rekor baru.

Dalam lima tahun terakhir, biaya bunga utang pemerintah AS telah meningkat lebih dari tiga kali lipat. Pengeluaran tersebut kini hampir menyamai anggaran untuk Medicare dan menjadi salah satu pos belanja terbesar setelah Social Security.

“Utang kita menghasilkan lebih banyak utang. Ini menciptakan lingkaran setan,” kata analis dari Committee for a Responsible Federal Budget, Marc Goldwein.

Apakah AS Bisa Bangkrut?

Utang sebesar US$40 triliun tidak serta-merta membuat AS berada di ambang kebangkrutan. Negara tersebut masih memiliki posisi khusus dalam sistem keuangan global karena dolar AS menjadi mata uang utama dunia.

Selain itu, surat utang pemerintah AS atau Treasury masih menjadi salah satu aset yang banyak digunakan oleh investor global.

Meski demikian, peningkatan utang dapat memberikan tekanan yang semakin besar apabila tidak diimbangi dengan pengendalian fiskal. Dampaknya mulai terlihat dari pasar obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil Treasury tenor 30 tahun pada Selasa mencapai level tertinggi sejak 2007. Sementara itu, imbal hasil Treasury 10 tahun berada di dekat level tertinggi selama masa jabatan kedua Trump.

Ketika investor melihat risiko fiskal pemerintah semakin tinggi, mereka dapat meminta imbal hasil yang lebih besar untuk membeli atau mempertahankan obligasi AS.

Kenaikan imbal hasil Treasury juga dapat berdampak lebih luas terhadap perekonomian. Treasury 10 tahun menjadi salah satu acuan bagi suku bunga kredit, termasuk KPR, pembiayaan kendaraan, dan pinjaman bisnis.

Artinya, kenaikan biaya utang pemerintah berpotensi ikut meningkatkan beban pembiayaan masyarakat dan dunia usaha.

Presiden organisasi nonpartisan Committee for a Responsible Federal Budget, Maya MacGuineas, mengatakan besarnya utang pemerintah pada akhirnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Semakin banyak kita berutang, semakin besar tekanan terhadap inflasi, prioritas anggaran lainnya, dan kemampuan menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.

AS Kehilangan Rating Kredit Sempurna

Kekhawatiran mengenai kondisi fiskal AS juga tercermin dari peringkat kredit negara tersebut. Pada 2025, Moody’s menurunkan peringkat utang AS.

Penurunan tersebut membuat AS kehilangan status sebagai negara yang memiliki rating kredit sempurna terakhir.

Meski begitu, peringkat utang AS masih tergolong sangat tinggi. Posisi tersebut juga masih berada di atas sejumlah negara maju seperti Prancis dan Jepang.

Tekanan utang sebenarnya bukan hanya dialami AS. Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang juga menghadapi tantangan fiskal, sementara imbal hasil obligasi pemerintah mereka berada di sekitar level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan utang yang telah mencapai US$40 triliun dan berpotensi meningkat menuju US$50 triliun, tantangan AS bukan semata-mata kemampuan membayar utang.

Persoalan yang lebih besar adalah seberapa jauh beban utang tersebut akan mengurangi ruang pemerintah untuk membiayai program ekonomi dan menghadapi kebutuhan darurat pada masa mendatang.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: Beban Fiskalcobisnis.comDefisit ASEkonomi AmerikaTreasury ASUtang AmerikaUtang AS

Related Posts

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat bantu seksual atau sex toy untuk menyalurkan kebutuhan biologis warga...

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan mendengkur saat tidur kerap dikaitkan dengan kondisi tidur yang nyenyak. Namun, dengkuran yang terdengar keras atau...

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas I Depok tengah menjadi perhatian setelah sebuah rekaman video beredar di...

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan seluruh rangkaian persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

October 5, 2026
Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved