JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Republik Bill Cassidy mengkritik kebijakan vaksin terbaru Presiden Donald Trump. Cassidy menilai keputusan Trump untuk memisahkan suntikan campak, gondongan, dan rubella berpotensi menimbulkan masalah.
Menurut Cassidy, kebijakan tersebut justru membuat anak membutuhkan lebih banyak suntikan. Ia menyebut keputusan itu “salah di banyak tingkatan”.
Cassidy menyampaikan kritik tersebut dalam wawancara dengan CNN. Ia juga menyoroti dampak kebijakan itu bagi orang tua. Cassidy merupakan seorang dokter. Selain itu, ia memimpin Komite Senat untuk Kesehatan, Pendidikan, Tenaga Kerja, dan Pensiun.
Menurut Cassidy, orang tua sebelumnya mungkin hanya perlu membawa anak dua kali untuk mendapatkan vaksinasi. Namun, kebijakan baru dapat meningkatkan kunjungan tersebut menjadi enam kali. “Sekarang, alih-alih dua kali, mereka harus datang enam kali,” kata Cassidy.
Karena itu, Cassidy memperkirakan orang tua harus lebih sering meninggalkan pekerjaan. Mereka juga mungkin perlu menggunakan cuti pribadi atau mengambil waktu libur.
Sementara itu, kondisi tersebut dapat meningkatkan beban ekonomi keluarga. Cassidy menilai orang tua berpotensi kehilangan lebih banyak pendapatan.
Di sisi lain, Cassidy memperingatkan dampak kebijakan tersebut terhadap kesehatan anak. Ia mengatakan proposal Trump justru dapat membuat lebih banyak anak jatuh sakit. Kritik Cassidy menunjukkan adanya perbedaan pandangan di kalangan Partai Republik mengenai kebijakan vaksin pemerintahan Trump.













