• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonom: Omnibus Law Tak Signifikan Dongkrak Daya Saing dan Investasi

H. Fuad by H. Fuad
October 4, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
IHSG Bergerak Positif, Saham 141 Saham Menguat Pagi Ini

Cobisnis.com – Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira menilai dampak dari Omnibus Law diperkirakan tidak akan signifikan dalam meningkatkan daya saing dan investasi. Tantangan menurut dia adalah tiga. Pertama, omnibus law merubah ratusan pasal. Sehingga butuh ribuan aturan teknis baik di level PP, Peraturan Menteri dan Perda yang harus ikut berubah. “Ini justru memberi ketidakpastian karena banyaknya aturan yang berubah ditengah situasi resesi ekonomi. Padahal investor butuh kepastian,” ujar Bhima.

Berikutnya adalah aksi penolakan omnibus law bisa merusak hubungan industrial di level paling mikro atau di tingkat perundingan perusahaan (bipartit). Karena ancaman mogok kerja bisa menurunkan produktivitas, yang rugi juga pengusaha.

Terakhir, menurutunya banyak negara yang tidak akan langsung berinvestasi masuk ke Indonesia. Karena banyak variabel lain yang jadi pertimbangan. Misalnya seperti keseriusan pemerintah dalam pemberantasan korupsi, efektivitas insentif fiskal dan non fiskal, ketersediaan bahan baku, ataupun biaya logistik.

Bahkan bila pemerintah mencabut hak-hak pekerja dalam Omnibus Law, juga tidak menutup kemungkinan berubahnya persepsi investor. Khususnya para negara maju, akan memandang negatif terhadap indonesia. “Investor dari negara maju sangat menjunjung praktik fair labour dan decent work. Dimana hak hak buruh sangat dihargai bukan sebaliknya. Menurunkan hak buruh berarti bertentangan dengan prinsip negara maju,” ujarnya.

Sementara pengamat ekonomi dari INDEF Nailul Huda menilai masalah birokrasi dan lainnya tentang perizinan memang Indonesia masih tertinggal. Namun bukan berarti yang dilakukan adalah membuat undang-undang Omnibus Law. Bila pemerintah yang tidak efisien, seharusnya benahi sistem di dalamnya. Ada kementerian yang sudah efisien. Lalu benahi kementerian yang belum efisien. Dengan benahi sistemnya saja sudah cukup menurut saya,” ujar Nailul.

Dia mengkritisi Omnibus Law yang akan disahkan tersebut hanya menguntungkan pengusaha, penguasa, dan pencari rente untuk menikmati kue ekonomi bagi mereka sendiri. Bila tunjangan PHK buruh dikurangi, AMDAL dikurangi, otomatis menguntungkan pengusaha dan penguasa.

Menurutnya pernyataan JP Morgan soal indeks bisa ke 6000 hanya karena pengusaha merasa puas dan menikmati keuntungan berlipat. “Buruh dan masyarakat kecil kena getahnya. Jadi JP Morgan tidak perlu mencampuri urusan Omnibus Law dan sekedar melihat dari Indeks harga saham saja. Lebih baik mereka diam,” tegasnya.

Sebelumnya Executive Director, Head of Indonesia Research and Strategy JPMorgan Sekuritas Indonesia Henry Wibowo mengatakan IHSG bisa ke level 5.000-6.000 dalam 6-12 bulan ke depan bila isi dari Omnibus Law positif.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisOmbusman

Related Posts

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vinicius Belum Tajam, Ancelotti Tetap Percaya

by Desti Dwi Natasya
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti tetap memberikan kepercayaan kepada Vinicius Junior meski penyerang Real Madrid tersebut belum...

Kakanwil Ungkap Kondisi Hunian Ferdy Sambo di Lapas Cibinong

Kakanwil Ungkap Kondisi Hunian Ferdy Sambo di Lapas Cibinong

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat menyatakan belum menemukan informasi bahwa Ferdy Sambo menggunakan hunian berfasilitas...

Menhub Ungkap KAI Bakal Impor KRL Bekas dari Jepang

Menhub Ungkap KAI Bakal Impor KRL Bekas dari Jepang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal rencana PT Kereta Api Indonesia atau KAI mengimpor KRL bekas...

Fajar dan Fikri Kalah di Asian Games 2026, Indonesia Tertinggal 0-2

Fajar dan Fikri Kalah di Asian Games 2026, Indonesia Tertinggal 0-2

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri harus mengakui keunggulan Liang Weikeng dan Wang Chang dalam final beregu...

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg 2027 Dipangkas Rp11,4 Triliun

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg 2027 Dipangkas Rp11,4 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Anggaran DPR RI bersama pemerintah menyepakati pemangkasan anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027. Total subsidi energi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
Mencuci Handuk - pexels/Towfiqu barbhuiya

Sudah dicuci tapi Handuk Masih Bau Apek? Ini 4 Penyebabnya

September 24, 2026
Teh Panas - pexels/freestocks.org

Es Teh atau Teh Panas, Mana yang Mengandung Lebih Banyak Antioskidan?

September 23, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vietnam Bawa Modal Juara ke FIFA ASEAN Cup

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

iPhone 18 Pro 1TB Pakai Memori QLC

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vinicius Belum Tajam, Ancelotti Tetap Percaya

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL

September 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved