JAKARTA, Cobisnis.com – Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Seorang penumpang pesawat rute Kuala Lumpur menuju Surabaya diamankan setelah kedapatan membawa sabu dan ekstasi yang disembunyikan di tubuhnya.
Penindakan dilakukan melalui sinergi Bea Cukai Juanda, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, dan Satgaspam Lanudal Juanda. Operasi berlangsung di Terminal 2 Kedatangan Bandara Internasional Juanda pada 29 Juli 2026.
Penumpang berinisial DI berusia 21 tahun sebelumnya teridentifikasi sebagai penumpang berisiko tinggi berdasarkan analisis risiko. Petugas kemudian mengarahkan yang bersangkutan ke jalur merah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat dilakukan pemeriksaan body tapping, petugas mencurigai adanya barang yang disembunyikan di tubuh penumpang. Pemeriksaan fisik secara mendalam kemudian dilakukan.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan empat bungkus kristal putih dengan berat bruto sekitar 990 gram yang diduga merupakan metamfetamina. Selain itu, ditemukan empat bungkus berisi 1.089 butir tablet yang diduga merupakan ekstasi atau MDMA.
Seluruh barang tersebut disembunyikan menggunakan metode body strapping. Paket narkotika dililitkan pada bagian perut, dada, dan punggung menggunakan korset agar tidak mudah terdeteksi.
Hasil pengujian awal menggunakan Narcotics Identification Kit dan alat Rigaku menunjukkan kristal putih tersebut positif mengandung metamfetamina. Sementara tablet yang ditemukan juga dinyatakan positif mengandung MDMA.
Tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian diserahkan kepada Satgaspam Lanudal Juanda. Penyerahan dilakukan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut sekaligus pengembangan jaringan peredaran narkotika.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, Rusman Hadi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam menjalankan fungsi perlindungan masyarakat melalui pengawasan berbasis intelijen dan analisis risiko.
Menurut Rusman, berbagai modus penyelundupan narkotika terus berkembang sehingga pengawasan akan terus diperkuat. Bea Cukai juga menegaskan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah masuknya narkotika ke Indonesia.













