JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi merespons isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang disebut akan dilakukan pada awal Agustus. Ia menegaskan hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum membahas rencana pergantian menteri.
Prasetyo mengatakan kemungkinan pelantikan pejabat baru tetap terbuka. Namun, langkah tersebut lebih diarahkan untuk mengisi sejumlah jabatan yang saat ini masih kosong.
Menurutnya, belum ada pembicaraan mengenai pergantian pejabat yang sudah menjabat di kabinet. Pemerintah masih fokus memastikan posisi yang kosong segera terisi.
Salah satu jabatan yang belum terisi adalah Wakil Menteri Pertanian. Posisi tersebut kosong setelah Sudaryono ditunjuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional.
Selain itu, jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga masih kosong. Kursi tersebut ditinggalkan setelah Silmy Karim diberhentikan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Prasetyo menegaskan pengisian jabatan kosong berbeda dengan reshuffle kabinet. Hingga kini Presiden Prabowo disebut belum berdiskusi mengenai pergantian menteri dalam waktu dekat.
Pernyataan tersebut sekaligus merespons spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan perombakan kabinet pada awal Agustus. Isu itu ramai diperbincangkan setelah sejumlah posisi di pemerintahan mengalami perubahan.
Meski demikian, pemerintah tidak menutup kemungkinan adanya pelantikan pejabat baru apabila diperlukan untuk mengisi posisi yang kosong. Keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Presiden.
Istana memastikan seluruh proses pengisian jabatan akan dilakukan sesuai kebutuhan pemerintahan. Fokus utama tetap menjaga efektivitas kerja kabinet dan kelancaran jalannya pemerintahan.













