JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Indonesia mencatat sejarah baru menjelang Piala AFF 2026. Untuk pertama kalinya, skuad Garuda diperkuat 12 pemain naturalisasi dalam satu edisi turnamen.
Jumlah tersebut menjadi rekor baru bagi Timnas Indonesia di ajang Piala AFF. Sebelumnya, Indonesia belum pernah membawa lebih dari lima pemain naturalisasi dalam satu turnamen.
Ke-12 pemain naturalisasi yang masuk skuad adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Justin Hubner, Tim Geypens, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Thom Haye, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Mitchell Baker, dan Jens Raven.
Dari seluruh nama tersebut, hanya Jordi Amat dan Marc Klok yang pernah tampil di Piala AFF. Keduanya memperkuat Indonesia pada edisi 2022.
Pada Piala AFF 2024, Indonesia hanya diperkuat satu pemain naturalisasi, yaitu Rafael Struick. Sementara pada edisi 2022 terdapat tiga pemain naturalisasi, yakni Jordi Amat, Marc Klok, dan Ilija Spasojevic.
Jika melihat ke belakang, Piala AFF 2020 hanya diikuti dua pemain naturalisasi, Ezra Walian dan Victor Igbonefo. Kondisi serupa juga terjadi pada edisi 2018 yang diisi Beto Goncalves dan Stefano Lilipaly.
Pada Piala AFF 2016, Indonesia hanya membawa Stefano Lilipaly sebagai pemain naturalisasi. Sementara pada edisi 2014 terdapat empat nama, yakni Victor Igbonefo, Raphael Maitimo, Cristian Gonzales, dan Sergio van Dijk.
Adapun pada Piala AFF 2012 terdapat tiga pemain naturalisasi, yaitu Raphael Maitimo, Tonnie Cusell, dan John van Beukering. Sedangkan pada edisi 2010 hanya Cristian Gonzales yang memperkuat Timnas Indonesia dengan status naturalisasi.
Rekor Indonesia tersebut juga melampaui catatan negara lain di Piala AFF. Sebelumnya, Singapura menjadi negara dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak dalam satu edisi, yakni lima pemain pada turnamen 2012.
Kehadiran 12 pemain naturalisasi menunjukkan perubahan besar dalam komposisi skuad Garuda. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas tim dan membawa Indonesia bersaing memperebutkan gelar Piala AFF 2026.













