JAKARTA, Cobisnis.com – Karena area kulit yang jarang terlihat, ketiak sering kali diabaikan perawatannya. Padahal, untuk mendapatkan ketiak yang mulus dan putih alami itu perlu perawatan khusus sama seperti merawat kulit wajah.
Ada banyak penyebab kulit ketiak mejadi kering dan kasar, salah satunya yaitu penggunaan pisau cukur sekali pakai yang tumpul. Ini menyebabkan kulit ketiak yang tidak rata dan bergelombang, bahkan menghitam.
Kalau kamu sedang mengalaminya, berikut ini para ahli memberikan tips cara menjaga ketiak kamu tetap lembap, halus, dan bebas iritasi. Dilansir dari Byrdie, Kamis, (23/07/2026), yuk disimak!
1. Lakukan eksfoliasi secara teratur
Jika kamu menginginkan kulit halus, kamu bisa melakukan eksfoliasi ke dalam rutinitas perawatan kamu.
Eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori dan mendorong sintesis kolagen, membantu memperbaiki tekstur dan menjaga kulit tetap kenyal dan kencang.
“Gunakan eksfoliator kimia yang lembut untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Saya lebih menyukai eksfoliasi kimia daripada eksfoliasi fisik agar tidak menimbulkan trauma lebih lanjut, tetapi tetap membantu mencerahkan dan meningkatkan kualitas kulit di area ketiak,” kata dokter kulit bersertifikasi, Brendan Camp, MD, Divya Shokeen, MD.
Chemical peeling menggunakan larutan asam seperti asam salisilat, asam laktat , atau asam glikolat pada kulit untuk merangsang reaksi, sehingga terjadi pengelupasan. Eksfoliator fisik, seperti produk dengan butiran kecil, dapat menyebabkan iritasi dan trauma pada kulit.
2. Pentingnya membuat ketiak tetap lembap
Untuk kulit yang sehat, pelembapan sangat penting. Pelembap yang mengandung agen keratolitik membantu mengangkat sel kulit mati dari permukaan secara lembut.
“Bahan-bahan seperti asam glikolat, laktat dan salisilat adalah bahan aktif yang terdapat dalam banyak pelembap yang dijual bebas yang mendorong kulit halus dan terhidrasi,” jelas Camp.
Sementara, menurut Divya Shokeen, D , MD, dokter spesialis kulit bersertifikasi di bidang medis, bedah, dan kosmetik, merekomendasikan untuk mengoleskan lotion atau krim pelembap pada ketiak setelah mandi.
“Pelembap dapat membantu menenangkan dan melembutkan kulit, sehingga mengurangi iritasi dan peradangan. Selain itu, juga dapat membantu mengurangi munculnya benjolan dan kekasaran, terutama setelah menggunakan produk pengelupas kulit,” katanya.
3. Gunakan krim atau gel setiap mencukur bulu ketiak
Kalau kamu punya kebiasaan mencukur tanpa menggunkan krim atau gel, sebaiknya jangan lagi, ya! Sebab bisa mengakibatkan kulit menjadi iritasi.
“Saya selalu berbicara dengan pasien saya tentang kebiasaan perawatan kulit mereka, dan saya selalu terkejut mengetahui seberapa sering mereka tidak menggunakan krim atau gel cukur,” lanjut Shokeen.
Dia merekomendasikan penggunaan gel cukur dan pisau cukur dengan mata pisau bersih yang rutin diganti.
“Menghindari iritasi dan benjolan akibat bercukur akan membantu kamu mendapatkan ketiak yang lebih halus. Sebaiknya, mandi air hangat, melakukan eksfoliasi pada area tersebut sebelum bercukur, dan menggunakan pisau cukur yang tajam,” tambahnya.
4. Laser bulu ketiak
Perawatan laser bulu ketiK ini adalah yang paling ampuh dan tahan lama. Para ahli menyebut kalau perawatan ini adalah cara yang paling mahal dan membutuhkan waktu, usaha, dan komitmen, tetapi pada akhirnya, kamu akan memiliki ketiak yang halus dan hasil yang alami.
“Penghilangan bulu dengan laser adalah cara efektif untuk menghilangkan bulu-bulu halus yang tumbuh setelah bercukur. Prosedur yang ditoleransi dengan baik, penghilangan bulu ketiak dengan laser dapat secara efektif menghilangkan bulu ketiak setelah serangkaian perawatan,” jelas Camp.
Para ahli menjelaskan bahwa penghilangan bulu dengan laser biasanya membutuhkan waktu sekitar enam bulan, dengan janji temu setiap empat hingga enam minggu, tergantung pada individu dan pola pertumbuhan rambut mereka.








