• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tempe Ternyata Sudah Jadi Warisan Kuliner Nusantara Selama 450 Tahun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 19, 2026
in Lifestyle
0
Tempe Ternyata Sudah Jadi Warisan Kuliner Nusantara Selama 450 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Tempe bukan hanya makanan sehari hari masyarakat Indonesia. Di balik tampilannya yang sederhana, tempe memiliki sejarah panjang yang telah menjadi bagian dari budaya Nusantara sejak abad ke-16.

Berbagai catatan sejarah menyebut tempe sudah dikenal masyarakat Jawa lebih dari 450 tahun lalu. Kini, makanan hasil fermentasi kedelai itu bahkan diproduksi di puluhan negara dan terus diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Salah satu bukti tertua keberadaan tempe tercatat dalam Serat Centhini, naskah sastra Jawa yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa Kesultanan Mataram. Naskah tersebut menunjukkan bahwa tempe sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak ratusan tahun silam.

Guru Besar Bidang Pangan, Gizi, dan Kesehatan IPB, Made Astawan, menjelaskan kata “tempe” muncul dalam beberapa jilid Serat Centhini. Temuan itu memperkuat bahwa tempe telah hadir sejak abad ke-16 dan berkembang di wilayah Mataram, yang kini berada di Jawa Tengah.

Sejarawan juga meyakini istilah “tempe” berasal dari Indonesia. Kata tersebut berbeda dengan istilah pangan berbahan kedelai lain seperti tauco atau tahu yang memiliki akar bahasa berbeda.

Perkembangan tempe semakin pesat setelah tahu diperkenalkan oleh masyarakat Tionghoa ke Pulau Jawa pada abad ke-17. Masyarakat kemudian mengembangkan berbagai olahan kedelai, termasuk tempe yang lebih mudah diproduksi dan terjangkau.

Pada masa kolonial, tempe menjadi salah satu sumber protein utama masyarakat. Keterbatasan bahan pangan akibat kebijakan tanam paksa membuat tempe semakin penting sebagai makanan bergizi dengan harga yang relatif murah.

Popularitas tempe kemudian menyebar ke berbagai daerah mengikuti perpindahan penduduk dari Pulau Jawa. Beragam olahan pun lahir, mulai dari jadah tempe khas Yogyakarta hingga tempe bongkrek dari Banyumas.

Meski sempat berkembang luas, produksi tempe bongkrek akhirnya dilarang pemerintah karena beberapa kasus keracunan yang pernah terjadi. Larangan tersebut diterapkan demi menjaga keamanan pangan masyarakat.

Saat ini tempe dikenal sebagai salah satu superfood karena kaya protein, serat, vitamin, dan mineral. Proses fermentasi juga membuat kandungan gizinya lebih mudah diserap tubuh sehingga banyak direkomendasikan sebagai sumber protein nabati, termasuk bagi vegetarian.

Pemerintah bersama kalangan akademisi terus mendorong pengakuan tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Langkah itu diharapkan semakin memperkuat identitas tempe sebagai kuliner asli Indonesia yang telah mendunia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: Gizikuliner IndonesiaSuperfoodtempewarisan budaya

Related Posts

BGN Ungkap Perubahan Insentif Dapur MBG, Tak Lagi Rp6 Juta Sehari?

BGN Ungkap Perubahan Insentif Dapur MBG, Tak Lagi Rp6 Juta Sehari?

by Hidayat Taufik
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyusun ketentuan baru terkait pemberian insentif operasional bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani

Kemenpar: WIG 2026 Perkuat Gastronomi Nusantara sebagai Daya Tarik Pariwisata Indonesia

by Chodijah Febriani
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Salah satu program unggulan untuk memperkuat gastronomi Nusantara sebagai daya tarik utama pariwisata Indonesia Kementerian Pariwisata kembali...

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

by Rizki Meirino
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok Food Fest 2026 kembali digelar untuk mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan komunitas kuliner dalam merayakan kekayaan...

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

Indonesia Bersinar, Revolusi Fine Dining Tarik Perhatian Kuliner Asia pada 2026

by Zahra Zahwa
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia mulai menarik perhatian sebagai salah satu tujuan fine dining yang berkembang di Asia. Perpaduan warisan kuliner...

Sejarah Kebaya Terungkap, Busana Tradisional yang Jadi Lambang Status dan Identitas

Sejarah Kebaya Terungkap, Busana Tradisional yang Jadi Lambang Status dan Identitas

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebaya tidak hanya dikenal sebagai busana tradisional yang kerap dikenakan dalam acara resmi maupun perayaan budaya. Pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Oatmeal, Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

September 20, 2026
World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

September 20, 2026
Pemerintah dan Media Buka Akses Pasar UMKM

Pemerintah dan Media Buka Akses Pasar UMKM

September 19, 2026
Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

September 20, 2026
Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

September 20, 2026
Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

September 20, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

September 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved