JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden LaLiga Javier Tebas menyebut musim kompetisi 2025-2026 sebagai salah satu yang paling sukses sepanjang sejarah Liga Spanyol. Kompetisi musim ini mencatat rekor pendapatan, lonjakan jumlah penonton, hingga ekspansi bisnis yang semakin luas.
Berdasarkan laporan keuangan resmi, pendapatan sepak bola profesional Spanyol yang telah dinormalisasi mencapai 5,464 miliar euro. Nilai tersebut meningkat 8,1 persen dibanding musim sebelumnya.
Pencapaian itu sekaligus membuat LaLiga membukukan pendapatan di atas 5 miliar euro selama dua musim berturut turut. Tren positif tersebut dinilai memperkuat posisi LaLiga sebagai salah satu kompetisi sepak bola terbesar di dunia.
Javier Tebas mengatakan pertumbuhan tidak hanya terjadi dari sisi ekonomi. Menurutnya, LaLiga juga terus memperkuat daya saing melalui inovasi, perlindungan hak siar, serta komitmen terhadap sepak bola yang lebih inklusif.
Memasuki musim 2026-2027, LaLiga juga memperluas kerja sama komersial. Duracell bergabung sebagai sponsor internasional, sementara Airbnb dan Volkswagen memperkuat kemitraan di pasar domestik.
Dari sisi penonton, LaLiga mencatat sejarah baru. Total kehadiran suporter di stadion untuk pertama kalinya melampaui 11,6 juta orang sepanjang musim.
Tingkat okupansi stadion juga meningkat menjadi 84,9 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding musim sebelumnya yang berada di level 84,5 persen.
Di sektor hak siar, nilai kontrak domestik periode 2027 hingga 2032 diproyeksikan mencapai lebih dari 6,135 miliar euro. Nilai itu naik hampir 9 persen dibanding kontrak sebelumnya yang bernilai 5,628 miliar euro.
LaLiga juga mengklaim berhasil menekan pembajakan digital hingga 60 persen. Upaya tersebut didukung kolaborasi dengan perusahaan teknologi serta pemanfaatan kecerdasan buatan dan analisis data.
Selain mengejar pertumbuhan bisnis, LaLiga tetap menjalankan berbagai program sosial. Salah satunya melalui program LALIGA Genuine yang musim ini melibatkan 50 klub dan lebih dari 1.400 pemain sebagai bagian dari komitmen terhadap sepak bola yang inklusif.













