JAKARTA, Cobisnis.com – Air mata Cristiano Ronaldo menjadi perbincangan hangat di Piala Dunia 2026. Bukan hanya di kalangan penggemar sepak bola, momen tersebut juga memicu taruhan bernilai jutaan dolar di pasar prediksi.
Taruhan itu berlangsung di platform Polymarket. Para pengguna mempertaruhkan uang untuk memprediksi apakah Ronaldo akan menangis selama pertandingan berlangsung.
Pasar prediksi seperti ini memang kerap menawarkan topik yang tidak biasa. Selain olahraga, pengguna juga memasang taruhan terkait isu politik, fenomena luar angkasa, hingga berbagai peristiwa yang diperkirakan terjadi di masa depan.
Karena itu, banyak peserta mulai menelusuri rekam jejak emosional Ronaldo sepanjang kariernya. Mereka mencari petunjuk dari berbagai pertandingan penting yang pernah dilalui sang megabintang.
Ronaldo pernah menangis setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2022. Di sisi lain, ia juga beberapa kali meneteskan air mata bahagia saat meraih gelar bersama klubnya di Arab Saudi.
Menjelang pertandingan terakhir Portugal di Piala Dunia 2026, peluang Ronaldo menangis diperkirakan mencapai sekitar 70 persen. Angka tersebut membuat pasar prediksi semakin ramai menjelang laga.
Pada Senin, Portugal akhirnya kalah 0-1 dari Spanyol di babak gugur. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri perjalanan Ronaldo di turnamen dan berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.
Meski begitu, muncul perdebatan mengenai apakah Ronaldo benar-benar menangis setelah laga usai. Perbedaan penafsiran itu membuat sebagian peserta taruhan memperoleh keuntungan besar, sementara yang lain harus menanggung kerugian jutaan dolar.













