• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
in Lifestyle
0
Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

JAKARTA, Cobisnis.com – Daun kelor atau Moringa oleifera yang umum dikonsumsi di Indonesia kini dilarang dijual sebagai makanan di Australia. Larangan dari Badan Standar Pangan Australia Selandia Baru (FSANZ) tersebut mulai berlaku sejak November 2025.

Kebijakan itu membuat petani kelor di Australia khawatir kehilangan pasar. Salah satunya Gary Duffy yang mengajukan banding karena menilai masa depan para petani bergantung pada hasil keputusan tersebut.

FSANZ menjelaskan larangan mencakup daun kelor, biji muda, hingga minyak kelor yang dipasarkan sebagai bahan pangan. Produk yang masuk ke Australia juga berpotensi dimusnahkan atau dikembalikan ke negara asal apabila tidak memenuhi ketentuan.

Meski begitu, produk berbahan kelor masih dapat dipasarkan sebagai suplemen atau produk terapeutik. Syaratnya, produk tersebut harus lebih dulu terdaftar di Therapeutic Goods Administration (TGA).

Regulator menyebut keputusan itu diambil setelah meninjau kajian ilmiah yang diajukan sejak Januari 2024. Menurut FSANZ, bukti yang tersedia belum cukup untuk memastikan keamanan daun kelor jika dikonsumsi sebagai makanan.

Sejumlah penelitian pada hewan menunjukkan adanya potensi gangguan reproduksi, sementara studi mengenai efek genotoksisitas masih menghasilkan temuan yang belum konsisten. Di sisi lain, penelitian pada manusia juga dinilai belum memadai untuk menentukan batas konsumsi yang aman.

Padahal, daun kelor telah lama menjadi bagian dari pangan tradisional di Indonesia, India, Afrika, hingga Timur Tengah. Akademisi University of New England, Vandana Gulati, menyebut tanaman ini memiliki banyak manfaat, namun ia menilai langkah regulator yang mengutamakan bukti ilmiah tetap dapat dipahami.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: australiaCobisnisDaun KelorFSANZHeadlineKeamanan PanganMoringa OleiferaPebisnismuda

Related Posts

Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga Negara Asing atau WN China bernama Wei Shang diduga memburu dan menyantap penyu sisik di kawasan...

Kasus Wanita Ditendang di Senayan City Diselidiki, Korban Masih Trauma

Kasus Wanita Ditendang di Senayan City Diselidiki, Korban Masih Trauma

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi menyelidiki video viral yang memperlihatkan seorang wanita diduga ditendang seorang pria hingga terjatuh di Mal Senayan...

Usai Diperiksa 4 Jam di LPSK, Pelapor Betrand Peto Mengaku Sedikit Plong

Usai Diperiksa 4 Jam di LPSK, Pelapor Betrand Peto Mengaku Sedikit Plong

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelapor dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto, ANW, selesai menjalani pemeriksaan psikolog di...

Clearlake Capital resmi mengakuisisi seluruh saham Chelsea milik Todd Boehly, Mark Walter, dan Hansjorg Wyss hingga menguasai penuh klub.

Chelsea Kini Sepenuhnya Milik Clearlake

by Desti Dwi Natasya
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Chelsea kini sepenuhnya berada di bawah kendali Clearlake Capital setelah perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu resmi...

Simak empat bacaan niat bayar fidyah lengkap dengan teks Arab, latin, arti, serta golongan yang wajib menunaikannya.

4 Bacaan Niat Bayar Fidyah Lengkap

by Desti Dwi Natasya
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tidak semua orang yang meninggalkan puasa Ramadan harus menggantinya dengan puasa di hari lain karena terdapat kondisi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tragis, Sopir Travel Asal Toraja Jadi Korban Penembakan KKB di Nduga

Tragis, Sopir Travel Asal Toraja Jadi Korban Penembakan KKB di Nduga

September 16, 2026
Peris.ai Raih IN-Apps Digital Award 2026

Peris.ai Raih IN-Apps Digital Award 2026

September 16, 2026
Budiman Bayu Bantah Kesaksian Orlando soal 5 Amplop Berisi Uang

Budiman Bayu Bantah Kesaksian Orlando soal 5 Amplop Berisi Uang

September 16, 2026
AIA Hadirkan AIA SILABUS di Universitas Indonesia untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda

AIA Hadirkan AIA SILABUS di Universitas Indonesia untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda

September 16, 2026
Berapa Cangkir Kopi yang Aman diminum dalam sehari? Ini Penelitiannya

5 Manfaat Minum Kopi Setiap Hari Menurut Penelitian

September 17, 2026
Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

September 17, 2026
Kasus Wanita Ditendang di Senayan City Diselidiki, Korban Masih Trauma

Kasus Wanita Ditendang di Senayan City Diselidiki, Korban Masih Trauma

September 17, 2026
Usai Diperiksa 4 Jam di LPSK, Pelapor Betrand Peto Mengaku Sedikit Plong

Usai Diperiksa 4 Jam di LPSK, Pelapor Betrand Peto Mengaku Sedikit Plong

September 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved