• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD2,3 Miliar pada Agustus 2020

Gilang Praditya by Gilang Praditya
September 18, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Aktivitas Bongkar Muat IPCC Normal di Tengah Penyebaran Wabah Corona

Cobisnis.com – Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto menjelaskan, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 mengalami surplus USD2,3 miliar yang merupakan capaian tertinggi ketiga sepanjang tahun 2020 setelah surplus perdagangan pada Juli tercatat sebesar USD3,2 miliar dan Februari sebesar USD2,5 miliar.

“Neraca perdagangan Agustus 2020 surplus sebesar USD2,3 miliar. Melemahnya permintaan global menekan kinerja ekspor Agustus 2020. Namun, penurunan nilai ekspor yang terjadi relatif rendah dibandingkan penurunan volumenya. Sehingga, hal ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor Indonesia masih tertolong dengan harga komoditas global yang relatif baik. Selain itu, surplus neraca perdagangan ini turut membantu pergerakan rupiah ke level yang positif,” jelas Mendag seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Kamis (17/9/2020).
.
Lebih lanjut, Mendag mengatakan, neraca perdagangan Agustus 2020 menjadi penopang peningkatan nilai neraca kumulatif periode Januari-Agustus 2020 yang mencapai USD11,1 miliar.

Terpantau nilai neraca periode Januari-Agustus 2020 hampir menyamai nilai neraca perdagangan Indonesia untuk keseluruhan tahun 2017, yaitu sebesar USD11,8 miliar yang merupakan raihan tertinggi neraca perdagangan Indonesia sejak 2012.

“Kesemuanya ini mengindikasikan kinerja perdagangan Indonesia masih dalam jalur yang benar mendukung perbaikan kinerja ekonomi nasional di tengah ketidakpastian perekonomian global akibat pandemi Covid-19,” kata Mendag.

Menurut Agus, nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2020 yaitu tercatat sebesar USD13,1 miliar atau mengalami penurunan 4,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya (MoM). Penurunan ini terutama terjadi pada ekspor nonmigas, yaitu sebesar 4,4 persen atau senilai USD0,6 miliar.

Adapun penurunan ekspor nonmigas Agustus 2020 dipicu oleh menurunnya ekspor beberapa komoditas utama Indonesia, seperti lemak dan minyak hewan/nabati, bahan bakar mineral, dan logam mulia, perhiasan/permata.

“Penurunan nilai ekspor bahan bakar mineral disebabkan adanya penurunan harga batu bara. Sedangkan, penurunan produk lemak dan minyak hewan/nabati dikarenakan adanya penurunan permintaan impor di Tiongkong yang merupakan negara tujuan ekspor produk crude palm oil (CPO) Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, beberapa produk ekspor nonmigas justru mengalami pertumbuhan bulanan yang signifikan, yaitu bijih, terak, dan abu logam (HS 26), barang dari besi dan baja (HS 73), serta kendaraan dan bagiannya (HS 87). Peningkatan nilai ekspor bijih, terak, dan abu logam (26), terutama dipicu oleh lonjakan ekspor biji tembaga dan konsentratnya sebesar 74,92 persen.

“Ekspor bijih, terak, dan abu logam (HS 26) paling banyak ditujukan ke Tiongkok. Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Inggris, Vietnam, Taiwan, Italia, dan Thailand juga naik secara signifikan. Optimisme dan sentimen positif dari sisi konsumen dan pelaku usaha di beberapa negara tersebut mendorong adanya peningkatan aktivitas bisnis,” ungkapnya.

Secara kumulatif, Mendag menyampaikan nilai ekspor nonmigas Januari-Agustus 2020 mengalami penurunan 4,4 persen dibandingkan periode Januari-Agustus 2019 (YoY). Sedangkan, volumenya turun lebih tajam hingga 11,7 persen.

Kinerja ekspor Indonesia masih relatif diuntungkan dengan harga-harga komoditas global yang tidak ikut anjlok. Harga rata-rata kelompok komoditas nonenergi global pada periode Januari-Agustus 2020 hanya turun 1,7 persen YoY. Hal itu lebih baik dibandingkan harga kelompok komoditas energi yang turun dalam hingga 34,5% YoY.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Bisnis indonesiacobisbisIndonesiaSurplus

Related Posts

Daftar Negara Paling Makmur di ASEAN 2026 Indonesia Ada di Peringkat Berapa

Daftar Negara Paling Makmur di ASEAN 2026 Indonesia Ada di Peringkat Berapa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara paling makmur di kawasan ASEAN berdasarkan Legatum Prosperity Index 2026. Posisi...

Feri Mutiara Sentosa 2 Terbakar Saat Berlayar dari Surabaya, Tim SAR Evakuasi Ratusan Penumpang

Feri Mutiara Sentosa 2 Terbakar Saat Berlayar dari Surabaya, Tim SAR Evakuasi Ratusan Penumpang

by Zahra Zahwa
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah kapal feri penumpang, Mutiara Sentosa 2, terbakar di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur, pada Minggu...

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

Indonesia Bersinar, Revolusi Fine Dining Tarik Perhatian Kuliner Asia pada 2026

by Zahra Zahwa
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia mulai menarik perhatian sebagai salah satu tujuan fine dining yang berkembang di Asia. Perpaduan warisan kuliner...

MUI Ingin Istilah LGBT Diganti Menjadi LGSP, RUU Sedang Disiapkan

MUI Ingin Istilah LGBT Diganti Menjadi LGSP, RUU Sedang Disiapkan

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajukan usulan untuk mengganti penyebutan LGBT menjadi LGSP, akronim dari Lesbi, Gay, Sodomi,...

Daftar Negara ASEAN Paling Banyak Konsumsi Daging Babi, Vietnam Teratas, Indonesia Terbawah

Daftar Negara ASEAN Paling Banyak Konsumsi Daging Babi, Vietnam Teratas, Indonesia Terbawah

by Hidayat Taufik
July 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  – Vietnam menjadi negara dengan tingkat konsumsi daging babi tertinggi di kawasan Asia Tenggara berdasarkan data Food and...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

August 6, 2026
Ingin Tidur Lebih Berkualitas? Ini 7 Makanan yang Direkomendasikan Ahli

Ingin Tidur Lebih Berkualitas? Ini 7 Makanan yang Direkomendasikan Ahli

August 6, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
Sidang Tahunan MPR 2026 Tinggalkan Tradisi Baju Adat Era Jokowi

Sidang Tahunan MPR 2026 Tinggalkan Tradisi Baju Adat Era Jokowi

August 6, 2026
XLSMART Genjot Optimalisasi BTS 5G di Semarang untuk Dukung Aktivitas Digital

XLSMART Genjot Optimalisasi BTS 5G di Semarang untuk Dukung Aktivitas Digital

August 6, 2026
HIPMI dan Perguruan Tinggi UNJ Dorong Mahasiswa Tinggalkan Mental “Solo Fighter”, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Kolaborasi

HIPMI dan Perguruan Tinggi UNJ Dorong Mahasiswa Tinggalkan Mental “Solo Fighter”, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Kolaborasi

August 6, 2026
ASABRI santunan prajurit gugur

ASABRI Percepat Penyaluran Santunan untuk Keluarga Praka Jefri

August 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved