JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat merayakan 250 tahun kemerdekaannya pada 2026. Namun, sejarah wilayahnya membentang jauh lebih panjang dibanding usia negaranya.
Sebelum Deklarasi Kemerdekaan ditandatangani pada 4 Juli 1776, berbagai peradaban telah berkembang di wilayah tersebut. Selain itu, komunitas penduduk asli telah menghuni kawasan Amerika Utara selama ribuan tahun.
Jejak sejarah itu juga mencakup masa kolonial dan era sebelum kedatangan bangsa Eropa. Bahkan, wilayah tersebut menyimpan bukti kehidupan dari jutaan tahun lalu.
Salah satu peninggalan paling terkenal adalah fosil “Sue”, kerangka Tyrannosaurus rex terbesar dan paling utuh yang pernah ditemukan. Fosil berusia sekitar 67 juta tahun itu kini dipamerkan di Field Museum of Natural History di Chicago.
Sementara itu, White Sands National Park di negara bagian New Mexico menyimpan jejak kaki manusia purba yang sangat penting. Para peneliti menemukan jejak tersebut pada lapisan tanah gipsum yang telah mengeras.
Analisis radiokarbon terhadap benih rumput di sekitar jejak menunjukkan usia antara 21.130 hingga 22.860 tahun. Karena itu, temuan tersebut menjadi salah satu bukti awal keberadaan manusia di Amerika Utara.
Berbagai situs bersejarah itu menunjukkan bahwa kisah wilayah yang kini menjadi Amerika Serikat telah dimulai jauh sebelum negara tersebut resmi berdiri. Selain itu, setiap lokasi menawarkan gambaran tentang perjalanan panjang alam dan peradaban manusia.













