• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Ewindo Berikan Edukasi Ibu Rumah Tangga Budidaya Sayuran di Pekarangan Rumah

Indra Purnama by Indra Purnama
September 17, 2020
in Industri
0
Ewindo Berikan Edukasi Ibu Rumah Tangga Budidaya Sayuran di Pekarangan Rumah

Cobisnis.com – Pandemi Covid-19 membuat begitu banyak perubahaan dalam kehidupan manusia salah satunya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang turut memberi dampak sosial ekonomi bagi masyarakat termasuk kebutuhan paling dasar yaitu pangan. Masyarakat pun semakin sadar harus memperbanyak konsumi sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan sebagai langkah preventif mencegah penularan Covid-19.

Mendasari hal tersebut, PT East West Seed Indonesia (EWINDO) sebagai  produsen benih sayuran Cap Panah Merah memberikan edukasi kepada ibu-ibu rumah tangga di Kampung Malang Nengah Purwakarta untuk bercocok tanam di lahan perkotaan atau Urban Farming dengan membuat kebun demplot (demo plot). 

Hari ini dilakukan Peresmian Hibar Eco Village di Kampung Malang Nengah Purwakarta oleh Bupati Purwakarta Hj. Anne Ratna Mustika, SE beserta Managing Director EWINDO Glenn Pardede. Peresmian tersebut ditandai dengan panen jagung pulut besama. 

Glenn Pardede mengatakan, “Tujuan dari didirikannya demplot-demplot yang berada di pekarangan rumah warga ini adalah untuk memberikan transfer pengetahuan khususnya terkait praktek budidaya sayuran yang baik di wilayah perkotaan dengan memanfaatkan lahan seadanya.”

“Nantinya diharapkan Kampung Malang Nengah ini bisa menjadi kampung dengan konsep Eco Village agar masyarakat bisa merasakan peningkatan kesejahteraan dengan menjual hasil panen dan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan di wilayahnya,” Ujar Glenn Pardede.

Kegiatan urban farming ini sekaligus untuk menunjukkan peran penting wanita dalam budidaya sayuran dan lebih lanjut untuk mempromosikan pentingnya mengkonsumsi sayuran dimana seorang ibu rumah tangga menjadi penentu apa yang akan dikonsumsi oleh keluarganya. Demplot ini awalnya dikelola oleh 30 ibu rumah tangga dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Lestari di rumah mereka masing-masing, saat ini pesertanya terus bertambah hingga mencapai 70 orang.

Ketua Kelompok Bina Tani Lestari, Eni Lestiorini menerangkan, “Kami mendapat dukungan dari Cap Panah Merah sejak tahun 2018 lalu dan memasuki tahun 2020, jumlah pesertanya semakin meningkat dan berkembang menjadi gerakan satu kampung. Saat ini, sebanyak 70 orang ibu-ibu rumah tangga terlibat mengelola demplot di Kampung Malang Negah. Satu yang sangat menarik, ketika memasuki pandemi Covid-19, demplot ini bahkan mampu menyuplai kebutuhan sayuran di dua RW (Rukun Warga) selama masa PSBB.”

“Kami sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini. Sekarang ibu-ibu di Kampung Malang Nengah memiliki kegiatan baru di lapangan yang menambah nilai bagi rumah tangga mereka dalam mendapatkan lebih banyak pendapatan dan tidak perlu lagi repot-repot mencari sayuran untuk dikonsumsi sehari-hari. Para ibu mengelola pendapatan dari hasil panenan untuk ditabung, selain itu juga untuk membeli saprotan dan menjual hasil pasca panen,” tambah Eni Lestiorini. 

Sebanyak 20 varietas dari Panah Merah dibudidayakan di sini, yakni Jagung Pulut ungu JANTAN F1,  Jagung Pulut RASANYA F1, Jagung Pulut JUTAWAN F1, Tomat SERVO F1, Cabai Rawit PELITA F1, Cabai Rawit DEWATA F1, Pakcoy NAULI F1, Sawi DAKOTA, Caisim SHINTA, Caisim TOSAKAN, Kangkung BANGKOK, LABUMADU F1, Labu RUMA F1, Terong MUSTANG F1, Terong LALITA F1, Pare LIPA F1, Kacang Panjang PARADE TAVI, Bunga Kol PM126 F1, Kol SEHATI F1 dan Basil JUWITA.

“Belakangan ini kegiatan urban farming menjadi salah tren penerapan gaya hidup sehat di masyarakat, orang-orang berlomba memamerkan tanaman dan hasil panennya di media sosial. Kami berharap, kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga di Kampung Malang Nengah ini bisa menjadi contoh di berbagai daerah Indonesia agar bisa meningkatkan taraf kehidupan dari kegiatan menanam di pekarangan baik secara ekonomi, estetika, ekologi maupun edukasi,” tutup Glenn Pardede.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Bisnis indonesiabudidayaCobisnisewindopanah merahsayuran

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

February 4, 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

February 5, 2026
Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

February 5, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

February 4, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

February 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved