• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
June 13, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

JAKARTA, Cobisnis.com — Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa defisit APBN kuartal I 2026 yang menjadi sorotan publik bukan merupakan tanda pemerintah kehilangan kendali fiskal.

Dalam siniar Bukan Kaleng-Kaleng yang tayang Rabu (10/6/2026), Dony menyebut pelebaran defisit tersebut merupakan bagian dari strategi yang memang dirancang pemerintah, yakni menggeser pola belanja negara dari akhir tahun ke awal tahun.

“Defisit kita memang melebar di kuartal satu. Itu disengaja dan by design,” kata Dony.

“Ini juga perlu diluruskan, termasuk kepada pengamat, kepada ekonom, dan juga kepada seluruh rakyat Indonesia.”

Sebagai catatan, Kementerian Keuangan melaporkan defisit APBN hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB. Angka ini disebut sebagai defisit triwulan pertama tertinggi dalam sejarah karena pada umumnya APBN masih mencatat surplus pada awal tahun. Sejumlah ekonom pun menilai kondisi tersebut sebagai sinyal kewaspadaan bagi kesehatan fiskal.

Menurut Dony, selama bertahun-tahun pola belanja pemerintah cenderung menumpuk pada penghujung tahun.

“Dulu itu bulan November, Desember dipusatkan belanja. Tetapi kalau dilakukan di akhir, dampak ekonominya sangat pendek dirasakan,” ujarnya.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, lanjut Dony, sengaja membalik pola tersebut dengan mengoptimalkan belanja sejak awal tahun agar multiplier effect terhadap ekonomi dapat berlangsung lebih panjang.

Konsekuensinya, pengeluaran negara keluar lebih cepat sementara penerimaan negara belum sepenuhnya masuk, sehingga defisit pada kuartal pertama terlihat melebar.

Untuk menjelaskan konsep tersebut, Dony memberikan ilustrasi sederhana.

“Misalkan kita punya belanja seribu. Mau dipakai di awal, di tengah, atau di akhir, jumlahnya akan sama, tetap seribu. Kalau di ujung, dampaknya sangat pendek kita rasakan. Kalau dioptimalkan di awal, dampaknya akan lebih panjang. Tapi total belanjanya sama,” jelasnya.

Ia juga menyebut tren penerimaan negara mulai menunjukkan perbaikan.

“Kuartal kedua ini justru terjadi peningkatan pendapatan dari sisi pajak kita yang cukup signifikan,” katanya.

Menanggapi kekhawatiran bahwa percepatan belanja akan membuat utang membengkak, Dony menegaskan Indonesia memiliki batas fiskal yang ketat.

“Belanja kita itu ada limitnya. APBN kita ada batasnya, dan itu diputuskan atas persetujuan DPR. Jadi tidak bisa tiba-tiba pemerintah belanja suka-sukanya. Apalagi rezim fiskal kita mengenal batas, tidak boleh lebih dari 3 persen. Jadi impossible,” tegasnya.

Dony menambahkan bahwa yang dijaga pemerintah bukan hanya besarnya belanja, tetapi juga kualitasnya agar tetap produktif dan menghasilkan nilai tambah.

Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur, irigasi, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu memberikan dampak ganda terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dony juga menanggapi kritik terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal I sebesar 5,61 persen yang dinilai terlalu bergantung pada belanja pemerintah.

Menurutnya, terdapat kesalahpahaman dalam membaca struktur pertumbuhan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ditopang oleh empat komponen utama, yaitu konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, dan ekspor neto.

Menurut Dony, konsumsi rumah tangga dan ekspor neto bersifat pasif karena tumbuh setelah lapangan kerja dan produktivitas tercipta. Karena itu, pemerintah hanya memiliki dua instrumen aktif: menarik investasi dan melakukan belanja pembangunan.

“Kalau kita belajar dari semua negara berkembang yang menuju negara maju, semuanya ada dominasi belanja pemerintah. Contohnya Cina, bagaimana dia membangun infrastruktur, membangun tol, itu kan belanja pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menilai Indonesia masih relatif konservatif dalam pengelolaan fiskal.

“Rezim fiskal kita mengenal batas atas defisit. Di negara lain tidak ada batas atas defisitnya. Kalau negara mau berkembang, dia mengutang lebih banyak, seperti kita berbisnis. Selama utang itu dipakai untuk komponen yang produktif, itu kan bagus. Seharusnya belanja pemerintahnya diperbesar lagi,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena di tengah kritik terhadap pelebaran defisit, Dony justru berpendapat bahwa batas defisit 3 persen membuat Indonesia cenderung terlalu berhati-hati dibanding negara-negara yang berhasil mempercepat pembangunan ekonominya.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: bumncobisnis.comDanantaraDony oskariambg

Related Posts

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong audit terhadap sejumlah fasilitas mewah yang menjadi sorotan...

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka kembali evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan...

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Xi Jinping Kirim Dua Panda ke Atlanta

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gaun Olivia Rodrigo Meleleh saat Tampil

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved