JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan militernya akan kembali menyerang Iran pada hari ini. Trump menyampaikan ancaman tersebut karena negosiasi untuk mengakhiri perang belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Selain itu, Trump juga menyoroti jatuhnya helikopter Apache milik Angkatan Darat AS yang memperburuk ketegangan. Meski demikian, jalur diplomasi masih terbuka antara kedua pihak.
Trump mengatakan Iran hanya perlu mulai menandatangani kesepakatan untuk mencapai perdamaian dengan Amerika Serikat. Delegasi Qatar bertemu dengan negosiator Iran di Teheran.
Pertemuan tersebut bertujuan menjembatani perbedaan yang masih menghambat kesepakatan. Di sisi lain, Iran mengumumkan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Yordania dan Kuwait.
Iran melancarkan serangan itu setelah militer AS menyerang sejumlah target di wilayah Iran. Menurut Washington, serangan tersebut merupakan respons atas insiden jatuhnya helikopter Apache.
Sementara itu, rekaman video yang diverifikasi CNN menunjukkan kilatan cahaya di sekitar pangkalan AS di Bahrain. Ketegangan juga meningkat di sekitar Selat Hormuz.
Warga melaporkan beberapa ledakan terdengar di tiga lokasi berbeda di kawasan tersebut. Selain itu, media pemerintah Iran menyatakan serangan terbaru menghantam dua reservoir air.
Akibatnya, pasokan air untuk wilayah sekitar mengalami gangguan. Karena itu, konflik yang terus berlanjut berpotensi memperburuk kondisi kemanusiaan dan keamanan kawasan Timur Tengah.













