JAKARTA, Cobisnis.com – Oppo dan vivo dikabarkan tengah mempersiapkan langkah baru dengan memasuki pasar kamera vlogging yang saat ini berkembang pesat. Kedua produsen smartphone tersebut disebut akan menghadirkan perangkat khusus untuk kreator konten dengan spesifikasi premium.
Laporan terbaru dari tipster Digital Chat Station mengungkap bahwa Oppo dan vivo sedang mengembangkan kamera saku berteknologi tinggi. Produk tersebut diproyeksikan menjadi pesaing langsung DJI Osmo Pocket 3 yang saat ini mendominasi segmen tersebut.
Kedua perangkat dikabarkan akan dibekali kamera beresolusi 200MP dengan sensor berukuran 1/1.12 inci. Spesifikasi ini mengarah pada kemungkinan penggunaan sensor Sony LYTIA 901 yang baru diperkenalkan ke pasar.
Tidak hanya mengandalkan kualitas kamera, Oppo dan vivo juga disebut fokus membangun ekosistem yang terintegrasi. Hasil rekaman nantinya dapat langsung tersinkronisasi dengan smartphone untuk proses penyimpanan dan pengeditan yang lebih praktis.
Dari sisi kerja sama teknologi, Oppo disebut berpotensi menggandeng Hasselblad untuk pengolahan warna dan kualitas gambar. Sementara itu, vivo diperkirakan kembali melanjutkan kolaborasinya dengan Zeiss yang sudah digunakan pada lini smartphone premium mereka.
Perangkat kamera vlogging tersebut juga dirumorkan akan menggunakan chipset kelas flagship. Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai prosesor yang akan digunakan oleh masing-masing perusahaan.
Masuknya Oppo dan vivo menunjukkan semakin besarnya potensi pasar kamera saku untuk kebutuhan vlogging dan pembuatan konten digital. Segmen ini terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kreator konten di berbagai platform media sosial.
Persaingan diperkirakan akan semakin ketat karena DJI dan Insta360 juga tengah menyiapkan produk baru mereka. Dengan hadirnya lebih banyak pemain besar, pasar kamera vlogging diprediksi menjadi salah satu sektor gadget paling menarik dalam waktu dekat.













