JAKARTA, Cobisnis.com – Prudential Indonesia mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang berkelanjutan sepanjang 2025 di tengah dinamika industri asuransi. Kinerja tersebut didukung oleh inovasi produk, penguatan layanan, serta peningkatan pengalaman nasabah secara menyeluruh.
Sepanjang 2025, perusahaan membukukan pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun. Selain itu, total aset Prudential Indonesia mencapai Rp64,3 triliun dengan laba bersih sebesar Rp2,4 triliun.
Perusahaan juga mencatat total pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp16 triliun kepada nasabah. Capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban perlindungan kepada para pemegang polis.
Dari sisi kesehatan keuangan, rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) mencapai 466 persen. Angka tersebut jauh melampaui ketentuan regulator dan memperkuat posisi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan perlindungan jangka panjang.
Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez, mengatakan perusahaan terus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, tantangan seperti inflasi medis dan volatilitas pasar menjadi fokus yang terus diperhatikan oleh industri asuransi.
Untuk menjawab kebutuhan perlindungan yang terus berkembang, Prudential Indonesia meluncurkan Asuransi Jiwa PRUSmart Plan. Produk tersebut dirancang untuk memberikan kepastian manfaat dengan proses pengajuan yang lebih sederhana bagi nasabah.
Perusahaan juga menghadirkan Asuransi Kesehatan PRUSehat sebagai solusi perlindungan yang lebih inklusif. Produk ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang semakin relevan bagi generasi muda.
Selain inovasi produk, Prudential Indonesia memperluas jaringan PRUPriority Hospitals yang kini mencakup lebih dari 1.700 rumah sakit di lebih dari 500 kota dan kabupaten. Perusahaan juga memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui program deteksi dini kanker payudara dan peluncuran Asuransi Jiwa PRULady yang ditujukan untuk mendukung kesehatan perempuan Indonesia.













