• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, July 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pakar UI Ungkap Kenapa Perempuan Paling Rentan Jadi Korban di Lingkungan Kerja Toxic

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 30, 2026
in News
0
Pakar UI Ungkap Kenapa Perempuan Paling Rentan Jadi Korban di Lingkungan Kerja Toxic

JAKARTA, Cobisnis.com – Perempuan yang bekerja di lingkungan kerja toxic dan maskulin disebut lebih rentan menjadi korban pelecehan verbal dibandingkan rekan kerja laki-laki. Hal ini disampaikan Pengamat Ketenagakerjaan Universitas Indonesia, Padang Wicaksono, pada Jumat, 29 Mei 2026.

Padang menjelaskan bahwa dalam lingkungan kerja yang tidak menjunjung kesetaraan, perempuan sering menjadi target stereotip gender yang sudah mengakar. Pelecehan verbal kerap dinormalisasi sebagai candaan atau gaya komunikasi.

Ia menegaskan bahwa tanpa kebijakan zero tolerance terhadap pelecehan, kasus serupa akan terus berulang. Menurutnya, ketiadaan aturan internal yang tegas menjadi akar masalah utama.

Kondisi perempuan juga diperburuk oleh beban ganda di luar pekerjaan. Banyak pekerja perempuan, terutama dari kelompok sandwich generation, memilih diam karena ketergantungan ekonomi.

Padang menyebut toxic boss sering memanfaatkan situasi ini untuk mempertahankan kontrol. Hal ini membuat korban enggan melapor meski mengalami perlakuan tidak layak.

Ia juga menyoroti lemahnya SOP dan etika kerja di banyak perusahaan. Tanpa panduan yang jelas, supervisor berpotensi menyalahgunakan wewenang terhadap bawahan.

Masalah semakin kompleks di sektor informal yang minim perlindungan hukum. Banyak pekerja perempuan di sektor ini belum mendapatkan perlindungan yang memadai dari regulasi yang ada.

Sebagai solusi, Padang mendorong adanya kewajiban panduan etika kerja dan protokol anti-pelecehan sebagai syarat izin usaha. Ia menilai tanpa itu, masalah akan terus berulang di berbagai sektor.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: CobisnisDunia Kerja IndonesiaHak PerempuanKesetaraan genderLingkungan Kerja ToxicPebisnismudaPelecehan VerbaI

Related Posts

Öhlins Kuasai MotoGP, Ternyata Tantangan Terbesarnya Bukan Soal Teknologi

Öhlins Kuasai MotoGP, Ternyata Tantangan Terbesarnya Bukan Soal Teknologi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suspensi menjadi salah satu komponen penting yang menentukan performa motor di MotoGP. Saat ini, perusahaan asal Swedia,...

Dugaan Pencabulan Santri di Kendari Menyeret Oknum Guru Ngaji sebagai Tersangka

Dugaan Pencabulan Santri di Kendari Menyeret Oknum Guru Ngaji sebagai Tersangka

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang oknum guru ngaji berinisial MA (49) diamankan Satreskrim Polresta Kendari atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap...

Kematian Dokter Magang di Kalibata Masih Diselidiki, Polisi Periksa Keterangan Saksi

Kematian Dokter Magang di Kalibata Masih Diselidiki, Polisi Periksa Keterangan Saksi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian seorang dokter magang berinisial SZM (25) yang ditemukan meninggal di sebuah apartemen...

Polemik Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi, Warga Cemas Salah Tangkap

Polemik Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi, Warga Cemas Salah Tangkap

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menawarkan hadiah bagi warga yang berhasil menangkap begal terus memicu...

Gerak Hijau 2026 Satukan Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat untuk Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Gerak Hijau 2026 Satukan Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat untuk Aksi Nyata Peduli Lingkungan

by Rizki Meirino
July 26, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com – Ribuan masyarakat memadati kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, pada Minggu (26/7), untuk mengikuti Gerak Hijau 2026,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
INTI 2026 Siap Digelar, Pameran Teknologi B2B Terbesar di Indonesia

INTI 2026 Siap Digelar, Pameran Teknologi B2B Terbesar di Indonesia

July 27, 2026
Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

July 27, 2026
Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

July 27, 2026
BNI Apresiasi Fajar/Fikri Usai Sabet Gelar China Open 2026 dan Cetak Dua Juara Beruntun

BNI Apresiasi Fajar/Fikri Usai Sabet Gelar China Open 2026 dan Cetak Dua Juara Beruntun

July 27, 2026
Kenapa Kita Suka Makan Saat Stres? Ini Penyebabnya

Kenapa Kita Suka Makan Saat Stres? Ini Penyebabnya

July 28, 2026
Kenapa Kita Suka Makan Saat Stres? Ini Penyebabnya

Mengenal Plogging, Tren Olahraga yang Sekaligus Bersihkan Lingkungan

July 28, 2026
Kenapa Kita Suka Makan Saat Stres? Ini Penyebabnya

Benarkah Siklus Menstruasi Memengaruhi Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya

July 28, 2026
Mitchell Baker Hattrick! Timnas Indonesia Libas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF 2026

Mitchell Baker Hattrick! Timnas Indonesia Libas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF 2026

July 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved