• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Kreator Ingatkan Perlunya Regulasi Hadapi Gempuran GenAI

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
May 26, 2026
in Teknologi
0
Kreator Ingatkan Perlunya Regulasi Hadapi Gempuran GenAI

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah gempuran Generative Artificial Intelligence (GenAI), industri kreatif nasional kini menghadapi krisis eksistensial dan berada di antara pergulatan etika dan inovasi.

Fenomena ini menjadi sorotan utama dalam program Obrolan Warga (OW) Volume 3 bertajuk “Agar Kreator Gak Tekor di Era AI: Proteksi Karya, Nilai Terjaga”.  

Diskusi ini digelar untuk mengurai kebingungan antara batas hukum dan praktik kreatif di Indonesia.

“Sinergi antara hukum dan desain adalah kebutuhan mendesak. Kami ingin memastikan bahwa regulasi bukan menjadi rem bagi inovasi, melainkan ‘sabuk pengaman’ agar akselerasi teknologi tidak mematikan hak ekonomi praktisi kreatif kita,” kata Sahala Siahaan, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Usakti, Selasa (26/5/2026).

Bersama dengan Ketua Ikatan Alumni FSRD USAKTI, Oliver Simbolon, keduanya menegaskan bahwa regulasi yang tepat adalah kunci kedaulatan kreator.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum RI Hermansyah Siregar yang hadir sebagai keynote speaker menjelaskan pengembangan Roadmap Kekayaan Intelektual 2045 dan penguatan karya kreatif di era digital, serta memperjuangkan tata kelola kekayaan intelektual yang adaptif dan inklusif di forum internasional WIPO.

Diskusi juga membedah lanskap global dan arah regulasi nasional. Direktur Investasi dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Luar Negeri RI Royhan Nevy Wahab, memaparkan posisi Indonesia dalam geopolitik teknologi dunia, terutama industri kreatif Indonesia sebagai instrumen daya saing diplomatik.

Menurutnya, perlu integrasi kebijakan ekonomi kreatif nasional dalam perumusan kebijakan pelaksanaan diplomasi Indonesia guna memperkuat narasi budaya, inovasi, serta perlindungan hak kreator Indonesia di berbagai forum internasional.

Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava membagikan pengalamannya mengenai realitas lapangan. Ia menilai AI sebagai tools namun tetap memerlukan kendali manusia.

“Pekerja kreatif harus berevolusi dari sekadar operator menjadi Orkestrator Kreatif. Mesin boleh bekerja cepat, tapi nyawa, etika, dan estetika karya harus tetap dijaga oleh manusia sebagai kreator untuk membuat karya yang bermakna melalui prinsip Human-centric,” tutur Upie Guava.

Dari sisi perlindungan hak cipta, Riyo Hanggoro Prasetyo sebagai Praktisi Hukum Kekayaan Intelektual menekankan pentingnya batasan hukum yang jelas dan kesadaran manusia seutuhnya sebagai kreator karya.

“Kita harus mengawal agar UU Hak Cipta tetap bersifat antroposentris. Perlindungan hukum mutlak mensyaratkan kontribusi intelektual manusia. Karya yang murni hasil mesin tanpa intervensi dominan manusia tidak memiliki dasar hukum untuk dilindungi,” tegas Riyo.

Diskusi ini menghasilkan lima usulan solusi konkret, termasuk adopsi kerangka kerja 3C (Consent, Control, Compensation) sebagai standar perlindungan bagi pemilik IP asli.

Ketua Departemen Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan IKA FSRD USAKTI, Ario Kiswinar Teguh, menutup diskusi dengan harapan agar kolaborasi ini terus berlanjut.

“Ini momentum emas untuk memastikan suara kreator didengar sebelum kebijakan negara diketuk palu,” pungkas Kiswinar.

Kegiatan yang dipandu oleh Amanda Andono selaku Ketua Humas IKA FSRD USAKTI menekankan pentingnya sinergi antara alumni Trisakti dengan industri serta struktur legislatif untuk masa depan kebijakan hukum ekosistem kreatif Indonesia.

Senada dengan hal itu, Pritha Ayodya Basuki (Alumni FSRD USAKTI DKV ’99) selaku moderator yang juga kandidat Doktor Ilmu Komunikasi Usahid, melihat diskusi ini adalah ruang reflektif dan bukti nyata elaborasi transdisiplin yang menjembatani komunikasi antara riset akademisi dan inovasi teknologi industri kreatif untuk menghasilkan kebijakan publik yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: GenAIkreator

Related Posts

CapCut Dorong Kreator Lokal Lewat CapCut Gala 2026

CapCut Dorong Kreator Lokal Lewat CapCut Gala 2026

by Rizki Meirino
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – CapCut terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif digital di Indonesia. Melalui CapCut Gala 2026, platform...

TikTok GO by Tokopedia Resmi Meluncur, Hubungkan Konten ke Kunjungan Nyata

TikTok GO by Tokopedia Resmi Meluncur, Hubungkan Konten ke Kunjungan Nyata

by Dwi Natasya
April 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok resmi meluncurkan TikTok GO by Tokopedia. Layanan ini menghubungkan rekomendasi tempat dan layanan lokal dengan pengalaman langsung...

TikTok LIVE Gandeng POP MART Hadirkan NYOTA Edisi Budaya Indonesia

TikTok LIVE Gandeng POP MART Hadirkan NYOTA Edisi Budaya Indonesia

by Dwi Natasya
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok LIVE bersama POP MART menghadirkan NYOTA edisi khusus dengan sentuhan budaya Indonesia. Kolaborasi ini menjadi yang pertama...

Teknologi Tandem OLED dan AI Note Bikin HUAWEI MatePad Pro 12.2 Jadi Solusi Canggih Para Kreator

Teknologi Tandem OLED dan AI Note Bikin HUAWEI MatePad Pro 12.2 Jadi Solusi Canggih Para Kreator

by Saeful Imam
July 23, 2025
0

JAKARTA, COBISNIS.COM - Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan perangkat kerja yang fleksibel, ringan, namun tetap bertenaga, tablet kini menjadi pilihan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

September 24, 2026
Tiga Pameran Furnitur Satukan Rantai Industri dari Hulu ke Hilir

Tiga Pameran Furnitur Satukan Rantai Industri dari Hulu ke Hilir

September 24, 2026
Mencuci Handuk - pexels/Towfiqu barbhuiya

Sudah dicuci tapi Handuk Masih Bau Apek? Ini 4 Penyebabnya

September 24, 2026
Kesehatan Jantung Dimulai dari Tingkat Seluler

Kesehatan Jantung Dimulai dari Tingkat Seluler

September 24, 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS menentukan kapan perang berakhir dan menegaskan Teheran terbuka untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Presiden Iran Ungkap Syarat Perang Berakhir

September 25, 2026
Aktor Jang Dong Joo Beralih Jadi CEO, Perusahaannya Bidik IPO

Aktor Jang Dong Joo Beralih Jadi CEO, Perusahaannya Bidik IPO

September 25, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Pramugari Buka Alasan Penumpang Disarankan Bawa Camilan Sendiri

Pramugari Buka Alasan Penumpang Disarankan Bawa Camilan Sendiri

September 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved