JAKARTA, Cobisnis.com – Dokter di Amerika Serikat memperingatkan bahwa semakin banyak bayi meninggal setelah orang tua menolak suntikan vitamin K saat lahir. Padahal, suntikan ini telah lama menjadi standar medis untuk mencegah perdarahan berbahaya pada bayi baru lahir.
Kondisi tersebut dikenal sebagai Vitamin K deficiency bleeding. Penyakit ini dapat menyebabkan perdarahan di otak, kerusakan permanen, hingga kematian.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, bayi tanpa suntikan vitamin K memiliki risiko 81 kali lebih tinggi mengalami perdarahan berat. Bahkan, satu dari lima bayi yang mengalami kondisi itu dapat meninggal dunia.
Namun, semakin banyak keluarga menolak suntikan tersebut karena informasi keliru di media sosial. Sebagian orang tua khawatir suntikan itu mengandung racun atau memicu kanker.
Padahal, penelitian medis selama puluhan tahun menunjukkan suntikan vitamin K aman dan efektif.













