• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Siswa SMK Yatim di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Gara-Gara Sepatu Kekecilan yang Tak Bisa Diganti

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
in News
0
Siswa SMK Yatim di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Gara-Gara Sepatu Kekecilan yang Tak Bisa Diganti

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang pelajar SMK di Samarinda, Kalimantan Timur, Mandala Rizky Syaputra, 16 tahun, meninggal dunia pada Jumat, 24 April 2026.

Kepergiannya menyisakan duka mendalam sekaligus menyoroti sisi kelam kemiskinan yang masih nyata di tengah masyarakat.

Mandala adalah anak yatim. Ia tinggal bersama ibunya, Ratnasari, satu kakak, dan tiga adiknya. Sang ibu menghidupi keluarga dengan berjualan risoles keliling.

Masalah bermula dari sepatu sekolah. Sejak kelas 1 SMK, Mandala memakai ukuran 43. Saat naik kelas 2, kakinya tumbuh ke ukuran 45, tapi keluarga tidak punya uang untuk membeli yang baru.

Sepatu lama tetap dipakai setiap hari. Diganjal busa agar terasa sedikit lebih longgar, tapi justru memperparah tekanan pada kaki.

Kondisi makin parah saat Mandala menjalani magang di pusat perbelanjaan. Hampir setiap hari ia berdiri dalam waktu lama. Dalam sekitar sebulan, kaki mulai bengkak dan rasa sakit menjalar hingga ke pinggang dan kepala.

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, menyebut sepatu Mandala sudah sangat tidak layak dipakai. LSM itu menerima laporan pada 25 April 2026 dan langsung mendatangi rumah duka.

Ratnasari menuturkan, awalnya keluhan anaknya tampak biasa. Baru setelah sekitar 20 hari, pembengkakan mulai terlihat jelas di bagian atas kaki.

Meski kesakitan, Mandala tetap berangkat magang. Keluhannya baru disampaikan setelah pulang ke rumah.

Sehari sebelum meninggal, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Ia sempat dibawa ke klinik dan mendapat suntikan. Setelah itu, ia bilang sakitnya sudah berkurang dan keluarga sempat lega.

Malam sebelum pergi, Mandala menyampaikan satu permintaan kepada ibunya. Ia ingin punya sepatu baru. Ratnasari tidak bisa memenuhinya.

Keesokan harinya, Mandala meninggal dunia. Proses pemakaman dibantu pihak sekolah karena keluarga tidak mampu menanggung biayanya.

TRC PPA Kaltim menegaskan kasus ini bukan sekadar tragedi pribadi. Ini cerminan kerentanan sosial yang serius, soal akses kebutuhan dasar dan layanan kesehatan bagi keluarga tidak mampu.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: AnakYatimCobisnisKerentananSosialMandalaRizkyPelajarSMKPebisnismudaSamarindaKaltimSepatuKekecilan

Related Posts

Bahlil Serius Mau Pensiunkan LPG 3 Kg, Gantinya CNG dan Diklaim Lebih Murah 30 Persen

Bahlil Serius Mau Pensiunkan LPG 3 Kg, Gantinya CNG dan Diklaim Lebih Murah 30 Persen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah tengah menyiapkan CNG atau Compressed Natural Gas dalam tabung 3 kg sebagai pengganti LPG. Rencana ini...

Warga Seoul Ikut Kontes Tidur Siang karena Cuma Bisa Tidur 3 Jam Sehari di Tengah Budaya Gila Kerja

Warga Seoul Ikut Kontes Tidur Siang karena Cuma Bisa Tidur 3 Jam Sehari di Tengah Budaya Gila Kerja

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan anak muda Seoul berkumpul di taman tepi Sungai Han pada Sabtu (2/5/2026) bukan untuk olahraga atau...

Lebaran Depok 2026 Dibuka dengan Ngubek Empang, Peserta Wajib Tangkap Ikan Pakai Tangan

Lebaran Depok 2026 Dibuka dengan Ngubek Empang, Peserta Wajib Tangkap Ikan Pakai Tangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemkot Depok kembali menggelar tradisi Ngubek Empang sebagai pembuka Lebaran Depok 2026. Kegiatan berlangsung serentak Selasa (5/5/2026)...

Eskalasi Iran Paling Serius Sejak Gencatan Senjata, Brent Tembus 114 Dolar dan WTI 106 Dolar

Eskalasi Iran Paling Serius Sejak Gencatan Senjata, Brent Tembus 114 Dolar dan WTI 106 Dolar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga minyak dunia melonjak 6% pada Senin (4/5/2026) setelah Iran intensifkan serangan ke UEA dan kapal di...

Sampah Bantar Gebang Mau Disulap Jadi Listrik, Danantara Butuh Investasi Rp 17,3 Triliun

Sampah Bantar Gebang Mau Disulap Jadi Listrik, Danantara Butuh Investasi Rp 17,3 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danantara menyiapkan investasi sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp 17,3 triliun untuk bangun fasilitas pengolahan sampah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
4.000 Perempuan Berlari di AIA Vitality Women’s 10K 2026

4.000 Perempuan Berlari di AIA Vitality Women’s 10K 2026

May 4, 2026
Antrean Haji Capai 48 Tahun, Jutaan Muslim Indonesia Belum Daftar

Antrean Haji Capai 48 Tahun, Jutaan Muslim Indonesia Belum Daftar

May 4, 2026
Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Kapan Idul Adha 2026? Ini Perkiraan dan Jadwal Liburnya

April 28, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Bahlil Serius Mau Pensiunkan LPG 3 Kg, Gantinya CNG dan Diklaim Lebih Murah 30 Persen

Bahlil Serius Mau Pensiunkan LPG 3 Kg, Gantinya CNG dan Diklaim Lebih Murah 30 Persen

May 5, 2026
Insiden Robotaxi di Wuhan, China Hentikan Sementara Lisensi Baru

Insiden Robotaxi di Wuhan, China Hentikan Sementara Lisensi Baru

May 5, 2026
Minat Wisatawan Lesu, Hotel AS Belum Ramai Jelang Piala Dunia 2026

Minat Wisatawan Lesu, Hotel AS Belum Ramai Jelang Piala Dunia 2026

May 5, 2026
Siswa SMK Yatim di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Gara-Gara Sepatu Kekecilan yang Tak Bisa Diganti

Siswa SMK Yatim di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Gara-Gara Sepatu Kekecilan yang Tak Bisa Diganti

May 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved