JAKARTA, Cobisnis.com – Film dokumenter A Gorilla Story: Told by David Attenborough menampilkan kisah langka tentang konservasi gorila. Namun, film ini juga memperlihatkan sisi emosional kehidupan mereka di alam liar.
Di hutan lebat Pegunungan Virunga, Rwanda, seekor gorila betina bernama Inyange kehilangan anak pertamanya. Peristiwa ini terjadi akibat serangan gorila lain yang terasing dari kelompoknya.
Pembuat film menangkap momen duka ini dengan sangat dekat. Selain itu, mereka juga menunjukkan bagaimana seluruh kelompok merespons kehilangan tersebut.
Peneliti menyebut gorila memiliki banyak kesamaan dengan manusia. Bahkan, sekitar 98% DNA manusia mirip dengan gorila.
Selain itu, gorila juga menunjukkan perilaku sosial seperti membangun ikatan dan merawat anggota kelompok. Mereka bahkan berkumpul untuk mendukung induk yang berduka.
Film ini juga mengungkap dinamika kekuasaan dalam kelompok gorila. Misalnya, persaingan antara dua pejantan dominan berlangsung selama dua tahun.













