JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung RI menampilkan tumpukan uang dalam jumlah besar di kompleks kantornya, Jumat (10/4/2026). Selain itu, lembaga tersebut menyiapkan dana itu untuk disetorkan ke kas negara. Presiden Prabowo Subianto turut menghadiri acara tersebut.
Uang pecahan Rp100.000 itu disusun rapi hingga menyerupai dinding panjang, Bahkan, petugas menata setiap bundel dalam bentuk balok yang ditumpuk berlapis. Akibatnya, susunan tersebut mencapai tinggi sekitar tiga meter.
Secara visual, warna merah uang rupiah terlihat dominan. Sementara itu, garis putih dari pita pengikat menambah kontras tampilan. Di bagian atas, terlihat penanda yang menunjukkan nilai total lebih dari Rp11,4 triliun.
Pemerintah mencatat total dana yang diserahkan mencapai Rp11.420.104.815.858. Angka ini berasal dari beberapa sumber. Misalnya, denda administratif sektor kehutanan dan PNBP dari penanganan kasus korupsi.
Selain itu, pemerintah juga mengumpulkan dana dari setoran pajak sejumlah pihak. Oleh karena itu, total nilai yang terkumpul menjadi sangat besar.
Di sisi lain, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terus melakukan penguasaan kembali lahan. Hingga kini, tim tersebut berhasil mengambil alih jutaan hektar kawasan dari sektor perkebunan dan pertambangan.
Selanjutnya, pemerintah menyerahkan sebagian kawasan itu kepada Kementerian Kehutanan. Kemudian, instansi terkait akan mengelola kembali lahan tersebut sesuai peruntukannya.













