• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Iran Serang Fasilitas Energi Kuwait, AS Mulai Hitung Mundur Akhiri Perang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
in News
0
Iran Serang Fasilitas Energi Kuwait, AS Mulai Hitung Mundur Akhiri Perang

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan drone Iran ke fasilitas bahan bakar di Kuwait menandai meluasnya konflik, di saat Amerika Serikat mulai bersiap mengakhiri operasi militernya.

Drone menghantam tangki bahan bakar di bandara internasional Kuwait dan memicu kebakaran besar. Tidak ada korban jiwa, namun insiden ini mempertegas eskalasi di kawasan Teluk.

Pemerintah Kuwait menyebut kerusakan hanya bersifat material. Tim darurat langsung dikerahkan untuk mengendalikan situasi di lokasi kejadian.

Serangan serupa juga dilaporkan terjadi di Bahrain. Fasilitas perusahaan terbakar, dan otoritas setempat segera melakukan langkah pengamanan.

Di tengah situasi ini, Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi militer terhadap Iran bisa dihentikan dalam dua hingga tiga minggu. Pernyataan ini memberi sinyal perubahan strategi Washington.

Trump menegaskan penghentian operasi tidak harus menunggu kesepakatan dengan Iran. Langkah militer disebut bisa selesai tanpa proses diplomasi formal.

Namun, Iran membantah adanya negosiasi. Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menyebut komunikasi yang terjadi bukan bagian dari dialog resmi.

Ketegangan meningkat setelah Iran mengancam sejumlah perusahaan besar AS. Nama seperti Google, Apple, hingga Tesla disebut dalam daftar target.

Konflik juga meluas ke Lebanon, dengan serangan Israel di Beirut menewaskan sedikitnya tujuh orang. Situasi kawasan semakin tidak stabil.

Sejumlah negara mulai mendorong gencatan senjata. Di saat yang sama, lonjakan harga energi mulai terasa dan menambah tekanan ekonomi global.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Amerika SerikatcobisisGeopolitikiranKuwaitPebisnismudaTimur tengah

Related Posts

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia membuka peluang kerja sama energi dengan Indonesia di tengah gangguan pasokan global akibat konflik di Timur...

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan, baik untuk subsidi maupun nonsubsidi di...

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia masih tinggi meski Amerika Serikat memberi sinyal akan keluar dari konflik dengan Iran, menunjukkan...

Rusia Buka Peluang Pasok Minyak ke Pertamina di Tengah Kenaikan Harga Global

Rusia Buka Peluang Pasok Minyak ke Pertamina di Tengah Kenaikan Harga Global

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Rusia menyatakan kesiapan untuk memasok minyak kepada Pertamina, seiring meningkatnya harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik,...

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang di Timur Tengah mulai menekan sektor industri Indonesia, tercermin dari penurunan aktivitas manufaktur pada Maret 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

April 1, 2026
BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

April 1, 2026
Medsos Dibatasi, Anak Didorong Main Tradisional

Medsos Dibatasi, Anak Didorong Main Tradisional

April 1, 2026
Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

BSI Pembayar Zakat Terbesar 2026 Salurkan Rp289 Miliar ke BAZNAS RI

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved