• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Konflik Iran, AS, dan Israel Berlanjut: Apa Dampaknya ke Ekonomi dan Politik Indonesia?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 6, 2026
in News
0
Konflik Iran, AS, dan Israel Berlanjut: Apa Dampaknya ke Ekonomi dan Politik Indonesia?

JAKARTA, Cobisnis.com – konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang terus memanas mulai memunculkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas ekonomi dan politik di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dinilai berpotensi memicu efek domino pada pasar global.

Perang yang telah memasuki hari keempat ini memicu ketidakpastian tinggi di sektor energi, perdagangan internasional, hingga pasar keuangan. Harga minyak dunia yang sensitif terhadap konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi melonjak jika eskalasi terus meningkat.

Indonesia sebagai negara pengimpor minyak cukup besar berisiko terdampak langsung dari kenaikan harga energi global. Ketika harga minyak naik tajam, tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa meningkat karena beban subsidi energi ikut membengkak.

Kenaikan harga energi juga berpotensi mendorong inflasi dalam negeri. Biaya logistik dan produksi industri dapat meningkat, yang pada akhirnya bisa berdampak pada harga barang kebutuhan masyarakat.

Selain sektor energi, pasar keuangan juga menjadi area yang paling cepat merespons ketegangan geopolitik. Investor global biasanya cenderung memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih aman ketika konflik internasional meningkat.

Kondisi ini bisa berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah serta tekanan terhadap pasar saham domestik. Aliran modal asing yang keluar dari negara berkembang sering menjadi respons ketika risiko global meningkat.

Di sisi politik, konflik besar di Timur Tengah juga bisa memengaruhi dinamika diplomasi Indonesia di tingkat internasional. Indonesia selama ini dikenal aktif mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan perdamaian.

Pemerintah Indonesia diperkirakan akan tetap mengambil posisi konsisten dengan mendukung stabilitas kawasan dan mengedepankan penyelesaian konflik secara damai melalui forum internasional.

Namun demikian, analis menilai dampak konflik terhadap Indonesia masih sangat bergantung pada durasi perang dan tingkat eskalasinya. Jika konflik berlangsung singkat, dampaknya kemungkinan hanya terasa sementara di pasar global.

Sebaliknya, jika perang berkembang menjadi konflik berkepanjangan atau melibatkan lebih banyak negara, tekanan terhadap ekonomi global dapat meningkat. Dalam situasi tersebut, negara berkembang seperti Indonesia perlu menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Karena itu, pemerintah, pelaku pasar, dan sektor industri diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan geopolitik global. Stabilitas ekonomi dalam negeri menjadi faktor penting untuk menghadapi potensi guncangan eksternal.

Tags: Amerika SerikatCobisnisGeopolitikiranisraelPebisnismudaTimur tengah

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved