• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Dwi Natasya by Dwi Natasya
March 3, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – CrowdStrike merilis 2026 Global Threat Report yang mengungkap lonjakan signifikan serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI). Laporan tersebut menyoroti bagaimana AI tidak hanya mempercepat operasi pelaku ancaman, tetapi juga memperluas permukaan serangan perusahaan.

Sepanjang 2025, aktivitas pelaku ancaman yang memanfaatkan AI meningkat 89% secara tahunan. Teknologi ini digunakan dalam tahap pengintaian, pencurian kredensial, hingga penghindaran deteksi, membuat intrusi semakin sulit dikenali karena menyatu dengan aktivitas normal melalui identitas tepercaya, aplikasi SaaS, dan infrastruktur cloud.

Breakout Makin Cepat

CrowdStrike mencatat rata-rata waktu breakout eCrime kini hanya 29 menit, atau 65% lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, breakout tercepat yang pernah diamati terjadi dalam 27 detik. Dalam salah satu kasus, pengambilan data sudah dimulai empat menit setelah akses awal diperoleh.

Kecepatan ini menunjukkan bagaimana AI memperpendek jarak antara perencanaan dan eksekusi serangan.

AI Jadi Target Baru

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa sistem AI kini menjadi target eksploitasi. Pelaku ancaman menyisipkan prompt berbahaya ke alat AI generatif di lebih dari 90 organisasi untuk menghasilkan perintah pencurian kredensial dan kripto. Mereka juga mengeksploitasi kerentanan platform pengembangan AI untuk mempertahankan akses dan menyebarkan ransomware.

Selain itu, ditemukan praktik penerbitan server AI berbahaya yang menyamar sebagai layanan sah guna mencegat data sensitif.

Aktor Negara dan eCrime Meningkat

Kelompok yang terafiliasi Rusia seperti FANCY BEAR dilaporkan menggunakan malware berbasis LLM bernama LAMEHUG untuk otomatisasi pengintaian dan pengumpulan dokumen.

Sementara itu, kelompok eCrime PUNK SPIDER memanfaatkan skrip berbasis AI untuk mempercepat pencurian kredensial dan menghapus jejak forensik. Aktor yang terafiliasi Korea Utara, FAMOUS CHOLLIMA, menggunakan persona hasil generasi AI untuk memperluas operasi orang dalam.

Aktivitas yang terafiliasi China meningkat 38% sepanjang 2025, dengan sektor logistik mengalami kenaikan penargetan hingga 85%. Sebanyak 67% kerentanan yang dieksploitasi memberi akses langsung ke sistem, dan 40% menargetkan perangkat edge yang terhubung internet.

Sementara itu, insiden terkait Korea Utara melonjak lebih dari 130%. Kelompok PRESSURE CHOLLIMA tercatat melakukan pencurian kripto senilai US$1,46 miliar, yang disebut sebagai perampokan finansial tunggal terbesar yang pernah dilaporkan.

Zero-Day dan Cloud Jadi Sasaran

Sebanyak 42% kerentanan dieksploitasi sebelum diungkap ke publik, menunjukkan meningkatnya penggunaan zero-day untuk akses awal, eksekusi jarak jauh, dan eskalasi hak istimewa.

Intrusi berbasis cloud juga meningkat 37% secara keseluruhan, termasuk lonjakan 266% dari aktor negara yang menargetkan lingkungan cloud untuk kepentingan intelijen.

Head of Counter Adversary Operations CrowdStrike, Adam Meyers, menyebut situasi ini sebagai pertarungan senjata AI. Ia menekankan bahwa waktu breakout menjadi indikator utama perubahan lanskap ancaman, di mana pelaku kini dapat bergerak dari akses awal ke pergerakan lateral dalam hitungan menit.

Laporan ini menegaskan bahwa di tengah percepatan inovasi teknologi, eksploitasi oleh pelaku ancaman pun ikut berkembang pesat, sehingga tim keamanan dituntut bergerak lebih cepat untuk mengantisipasi risiko yang semakin kompleks.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comCrowdStrike Global Threat Report 2026FANCY BEAR LAMEHUGserangan AI naik 89 persenwaktu breakout 29 menit

Related Posts

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

by Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp611...

Rencana PPN Jalan Tol 2026 Ditolak DPR, Bebani Masyarakat

Rencana PPN Jalan Tol 2026 Ditolak DPR, Bebani Masyarakat

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menolak rencana penerapan PPN pada jalan tol. Ia meminta...

Strategi Baru Brimob Polri, Pendekatan Humanis Hadapi Aksi Massa

Strategi Baru Brimob Polri, Pendekatan Humanis Hadapi Aksi Massa

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Korps Brimob Polri kini menerapkan strategi baru dalam menangani aksi massa. Kini, satuan itu lebih mengutamakan pendekatan...

Ruben Onsu Diduga Jadi Korban Penipuan Bisnis Mukena, Rugi Rp 5,5 Miliar

Ruben Onsu Diduga Jadi Korban Penipuan Bisnis Mukena, Rugi Rp 5,5 Miliar

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presenter Ruben Onsu disebut mengalami kerugian besar dalam sebuah kerja sama usaha. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang,...

Sering Minum Air Es, Benarkah Bisa Mengganggu Pencernaan? Ini Penjelasan Ahli

Sering Minum Air Es, Benarkah Bisa Mengganggu Pencernaan? Ini Penjelasan Ahli

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Minum air es memang menjadi pilihan banyak orang karena terasa segar, terutama saat cuaca panas atau setelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

April 21, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

BSI Sabet 8 Penghargaan di IOBS 2026, Dorong Inovasi Bankir Muda

April 21, 2026
Veritask

Veritask Luncurkan AiYU: Agentic AI Khusus Hukum dan Kepatuhan Pertama di Indonesia

April 22, 2026
Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

April 22, 2026
Potensi Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Lebih Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik

Potensi Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Lebih Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik

April 22, 2026
Rencana PPN Jalan Tol 2026 Ditolak DPR, Bebani Masyarakat

Rencana PPN Jalan Tol 2026 Ditolak DPR, Bebani Masyarakat

April 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved