JAKARTA, Cobisnis.com – Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas dalam operasi militer Meksiko di Tapalpa, Minggu (22/2/2026). Operasi ini melibatkan dukungan intelijen dari Amerika Serikat, yang selama ini menempatkan hadiah US$ 15 juta bagi informasi terkait penangkapannya.
El Mencho, 59 tahun, dikenal sebagai buronan paling dicari dunia dan pendiri kartel narkoba yang dianggap paling kuat di Meksiko. Ia lahir di Michoacán pada Juli 1966, pernah tinggal di AS, dan terlibat perdagangan narkoba sejak 1990-an. Pada 1994, ia dihukum atas konspirasi distribusi heroin di California dan menjalani hukuman tiga tahun penjara.
Setelah kembali ke Meksiko, El Mencho sempat bekerja sebagai polisi di Jalisco sebelum masuk ke jaringan kejahatan terorganisir. Kariernya di dunia kriminal dimulai sebagai kepala pembunuh bayaran Kartel Milenio dan kemudian berperan dalam keamanan operasional Kartel Sinaloa.
Pada 2010-an, ia mendirikan CJNG bersama sekutu kriminal dan melalui pernikahan dengan Rosalinda González Valencia, anggota keluarga pemimpin Los Cuinis, memperkuat posisinya sebagai kepala kartel. “El Mencho membangun kekuasaannya dengan kombinasi kekerasan ekstrem dan jaringan luas,” kata analis keamanan publik David Saucedo.
Di bawah komandonya, CJNG berkembang menjadi jaringan global yang memasok methamphetamine, kokain, heroin, dan fentanil ke AS dan negara lain. Kartel ini juga menguasai pelabuhan strategis dan memiliki hubungan dengan pemasok bahan kimia narkotika dari Tiongkok.
CJNG dikenal karena kekerasan ekstremnya, termasuk pembunuhan pejabat, penyerangan helikopter militer pada 2015, dan penculikan anggota kartel saingan. Taktik ini digunakan untuk mengokohkan pengaruh dan mempertahankan posisi dominan di industri narkoba Meksiko.
Kematian El Mencho memicu ledakan kekerasan di setidaknya 20 negara bagian Meksiko. Jalan-jalan diblokade, kendaraan dibakar, dan bentrokan dengan pasukan keamanan dilaporkan. Hingga saat ini, setidaknya 14 orang tewas akibat kekacauan pasca-insiden.
Pemerintah AS dan Kanada mengeluarkan peringatan keamanan dan menunda beberapa penerbangan di wilayah terdampak. Pakar menilai, meskipun pemimpin utama tewas, struktur CJNG yang terfragmentasi memungkinkan dampak jangka panjang tetap berlangsung.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memuji keberhasilan militer, namun meminta masyarakat tetap tenang dan mengutamakan hukum tanpa intervensi asing di tanah Meksiko.
Kematian El Mencho menandai babak baru dalam perang melawan narkoba di Meksiko, namun tantangan bagi aparat tetap berat karena jaringan CJNG yang tersebar luas dan siap beradaptasi dengan cepat.













