JAKARTA, Cobisnis.com – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional setiap 21 Februari menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa perubahan besar dapat lahir dari inisiatif komunitas di tingkat lokal.
Semangat tersebut tercermin dari capaian Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang (BSSMT), bank sampah binaan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), yang berhasil meraih Juara I Bank Sampah dalam Lomba Kebersihan Tingkat Kota Tangerang. Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemerintah Kota Tangerang atas penilaian sistem pengelolaan sampah skala RW, tingkat partisipasi warga, inovasi lingkungan, serta dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat sekitar.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Pada kesempatan yang sama, MPMX juga menerima apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pengelolaan sampah di wilayah Kota Tangerang.
BSSMT didirikan pada 2022 melalui program MILAH MPM (Mitra Olah Sampah MPM), yang merupakan bagian dari pilar keberlanjutan perusahaan di bidang lingkungan. Berbasis di lingkungan RT 04/RW 08 Sudimara Barat, Tangerang, bank sampah ini berkembang menjadi wadah edukasi sekaligus kolaborasi warga dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab.
Melalui kegiatan rutin seperti edukasi pemilahan sampah, workshop pemanfaatan limbah, hingga sistem tabungan sampah, masyarakat didorong untuk memahami bahwa sampah memiliki nilai ekonomi dan dapat dikelola menjadi sumber daya yang bermanfaat.
Program MILAH mengusung pendekatan pemberdayaan komunitas dengan mengintegrasikan edukasi, penguatan kapasitas pengelola bank sampah, serta kolaborasi lintas sektor. Selain di Tangerang, inisiatif ini juga dijalankan di Sidoarjo dan Malang sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan MPMX di wilayah operasionalnya.
GM Corporate Communication & Sustainability MPMX, Natalia Lusnita, menyampaikan apresiasi kepada BSSMT atas prestasi yang diraih serta kepada Pemerintah Kota Tangerang atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa gerakan keberlanjutan yang kuat adalah gerakan yang tumbuh dari partisipasi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan BSSMT menunjukkan bahwa sinergi antara edukasi, kolaborasi, dan keterlibatan warga mampu menciptakan perubahan nyata. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi lebih banyak komunitas untuk aktif mengelola sampah dan menjaga lingkungan.
Ke depan, MPMX berkomitmen memperluas program MILAH melalui penguatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.













