JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah serial dokumenter terbaru Netflix kembali membuka luka lama seputar reality show populer America’s Next Top Model. Program yang awalnya menjanjikan karier modeling bagi perempuan muda itu kini disorot karena berbagai tantangan kontroversial dan keputusan produksi yang dinilai problematik.
Lewat tiga episode dokumenter berjudul Reality Check: Inside America’s Next Top Model, sosok Tyra Banks kembali menjadi pusat perhatian. Sebagian mantan peserta dan kru mengkritiknya, sementara Banks mencoba meluruskan versinya sendiri. Fotografer sekaligus juri lama acara tersebut, Nigel Barker, memilih mengambil posisi lebih seimbang.
“Apakah ada kesalahan? Ya, banyak. Apakah semuanya tanggung jawab Tyra? Tidak. Tapi apakah dia bagian dari itu? Ya,” ujar Barker.
Acara yang tayang dari 2003 hingga 2018 itu menjadi fenomena budaya pop. Dengan fokus pada dunia high fashion, standar tubuh kurus, dan kedekatan dengan selebritas, program tersebut mencerminkan zamannya. Bahkan saat pandemi, acara ini kembali populer dan menjadi bahan meme di media sosial. Namun seiring waktu, sejumlah tantangan dianggap bermasalah, termasuk pemotretan dengan riasan menyerupai ras berbeda serta adegan yang mengeksploitasi trauma pribadi peserta.
Pengakuan Mengejutkan Shandi Sullivan
Salah satu sorotan utama dokumenter adalah pengakuan mantan peserta cycle 2, Shandi Sullivan. Dalam tayangan asli dulu, ia digambarkan berselingkuh saat perjalanan ke Milan. Namun dalam dokumenter terbaru, Sullivan mengungkap bahwa dirinya dalam kondisi mabuk berat dan tidak mampu memberikan persetujuan atas hubungan tersebut.
Ia mengaku kejadian itu direkam seluruhnya oleh kru produksi tanpa ada yang menghentikan. Pengakuan ini memicu kembali perdebatan soal batas etika reality show dan tanggung jawab produksi terhadap keselamatan peserta. Banks dalam dokumenter tersebut menyatakan sulit membahas detail produksi karena bukan wilayah kendalinya sepenuhnya.
Barker sendiri mengaku saat itu hanya mengetahui apa yang ditayangkan ke publik. Kini sebagai ayah dari dua anak remaja, ia mengatakan akan “sangat ngeri” jika anaknya mengalami situasi serupa.
Retaknya Hubungan Internal
Tak hanya peserta, kru juga menghadapi dinamika rumit. Jay Manuel mengungkap dalam dokumenter bahwa hubungannya dengan Banks berubah drastis dari dekat menjadi dingin.
Sementara itu, J. Alexander atau “Miss J” mengungkap bahwa ia mengalami stroke pada 2022 dan sempat koma lima minggu. Ia menyebut Barker dan Manuel menjenguknya, namun Banks tidak. Meski demikian, Barker mengakui acara tersebut membesarkan namanya. Sejak keluar pada 2012, ia membangun berbagai bisnis dan bahkan menggarap proyek buku bersama superstar Taylor Swift.
Akankah Acara Ini Kembali?
Dalam dokumenter, Banks sempat menggoda kemungkinan kebangkitan kembali “America’s Next Top Model.” Namun Barker mengingatkan bahwa keberhasilan acara dulu sangat bergantung pada kombinasi tim juri dan formula yang tepat.
“Kalau tidak punya resep dan orang yang tepat, Anda tidak akan punya acara yang tepat,” ujarnya.
Dokumenter ini bukan hanya membongkar kontroversi masa lalu, tetapi juga memantik diskusi lebih luas soal etika reality show, perlakuan terhadap perempuan muda di industri hiburan, serta bagaimana budaya pop masa lalu dinilai ulang dengan standar zaman sekarang.













