• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tanpa Makanan, Tanpa Bahan Bakar, Tanpa Turis: Kehidupan Di Kuba Lumpuh Di Bawah Tekanan AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 19, 2026
in News
0
Tanpa Makanan, Tanpa Bahan Bakar, Tanpa Turis: Kehidupan Di Kuba Lumpuh Di Bawah Tekanan AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Kuba kini menghadapi salah satu masa ketidakpastian ekonomi paling dalam dalam beberapa dekade terakhir, setelah tekanan dari Amerika Serikat membuat pasokan bahan bakar menipis dan sektor pariwisata nyaris berhenti total. Sopir mobil klasik asal Havana, Mandy Pruna, mengenang dengan senyum penuh nostalgia masa ketika wisatawan Amerika membanjiri Kuba usai Presiden AS saat itu, Barack Obama, memulihkan hubungan diplomatik dengan pulau tersebut pada 2015.

Saat itu, Pruna dan Chevrolet merah 1957 miliknya selalu kebanjiran pelanggan. Ia mengaku banyak selebritas dunia seperti Will Smith, Rihanna, dan Kim Kardashian yang membayar mahal untuk menikmati tur mobil klasik bersamanya. Mobilnya bahkan menjadi salah satu dari tiga kendaraan vintage Amerika yang dipilih diplomat AS sebagai latar upacara pengibaran bendera di Kedutaan Besar AS di Havana, menandai pemulihan resmi hubungan kedua negara setelah puluhan tahun bermusuhan.

“Semua sektor masyarakat merasakan manfaatnya. Orang-orang mengecat rumah, membuka bisnis baru. Bagi saya itu luar biasa. Itu era terbaik pariwisata Kuba,” ujar Pruna.

Namun situasi kini berbalik drastis. Di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump, aliran minyak ke Kuba terhenti. Melalui tekanan terhadap Venezuela dan ancaman tarif terhadap Meksiko, Washington berupaya memaksa pemerintah komunis Kuba melakukan reformasi politik dan ekonomi besar-besaran.

Kuba disebut tidak lagi memiliki sekutu yang bersedia memasok ratusan juta dolar bahan bakar yang dibutuhkan untuk menggerakkan perekonomian. Persediaan minyak yang tersisa di pulau itu pun semakin menipis. Kehilangan bahan bakar dan wisatawan sekaligus menjadi pukulan telak bagi warga seperti Pruna.

“Saya butuh bensin untuk bekerja, saya butuh turis untuk bekerja,” katanya.

Krisis ini membuat kehidupan di negara berpenduduk hampir 10 juta jiwa tersebut melambat drastis. Banyak sekolah menghentikan kegiatan belajar, pekerja dirumahkan untuk menghemat energi, hotel-hotel sepi ditutup, dan sejumlah penerbangan dari Rusia serta Kanada dibatalkan karena kekurangan bahan bakar avtur.

Festival cerutu tahunan Habanos yang biasanya mendatangkan jutaan dolar juga dibatalkan. Perusahaan tambang Sherritt International turut menghentikan sementara operasi nikel dan kobalt di Kuba akibat krisis energi. Sejumlah rumah sakit pemerintah mengurangi layanan. Sampah menumpuk di berbagai lingkungan karena truk pengangkut tak bisa beroperasi. Pemadaman listrik bergilir menjadi topik pembicaraan utama warga, sementara malam di Havana kini kerap diselimuti kegelapan hampir total.

Pemerintah AS menilai ekonomi terpusat Kuba harus dibuka sebelum runtuh sepenuhnya. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang dikenal sebagai penentang keras pemerintah Kuba, memimpin upaya negosiasi dengan pejabat tinggi Kuba.

Rubio menilai rezim Kuba selama ini bertahan dari subsidi, pertama dari Uni Soviet dan kemudian dari mantan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Kini, menurutnya, Kuba tidak lagi memiliki penopang tersebut.

Sementara itu, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyerukan rakyatnya untuk “bertahan secara kreatif” dan mengadopsi mentalitas masa perang. Ia menegaskan warga harus mengonsumsi apa yang bisa diproduksi secara lokal, karena distribusi pangan antarwilayah juga terdampak kekurangan bahan bakar. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi krisis kemanusiaan. Sebagian besar pangan Kuba selama ini bergantung pada impor akibat kebijakan pertanian pemerintah yang dinilai gagal selama puluhan tahun.

Anggota Kongres Partai Republik dari Florida, Maria Elvira Salazar, bahkan menyerukan penghentian total pariwisata dan pengiriman uang ke Kuba untuk menekan pemerintah setempat.

Di tengah ketidakpastian ini, Pruna mengaku mempertimbangkan untuk pindah ke Spanyol bersama keluarganya. Setelah 20 tahun menggantungkan hidup dari tur mobil klasik, ia kini tidak lagi melihat masa depan di tanah kelahirannya.

“Semuanya tidak pasti sekarang. Tidak ada bahan bakar. Kami tidak tahu apakah akan ada pasokan dan bagaimana cara membayarnya. Kalau harus bayar bensin pakai dolar, bagaimana saya bisa balik modal kalau tidak ada turis?” ujarnya.

Pagi itu juga, Pruna memutuskan menangguhkan izin kerjanya sebagai sopir mobil klasik.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpKrisisEkonomiKuba

Related Posts

Rayakan HUT ke-81 RI, Aceh Barat Diminta Tinggalkan Panjat Pinang

Rayakan HUT ke-81 RI, Aceh Barat Diminta Tinggalkan Panjat Pinang

by Hidayat Taufik
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bupati Aceh Barat Tarmizi mengeluarkan larangan pelaksanaan lomba panjat pinang dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik...

Pukul 10.17 WIB Besok, Warga Diminta Hentikan Aktivitas Sejenak

Pukul 10.17 WIB Besok, Warga Diminta Hentikan Aktivitas Sejenak

by Hidayat Taufik
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mengajak masyarakat turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026....

Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

by Hidayat Taufik
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Memberikan dukungan kepada seseorang yang mengalami depresi berat membutuhkan empati dan perhatian. Niat baik tidak selalu menghasilkan...

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Serangan Israel di Lebanon Selatan Jadi yang Terdarah Sejak Gencatan Senjata Juni

by Zahra Zahwa
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 11 orang pada Minggu. Serangan tersebut menjadi yang paling mematikan...

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Qatar Tolak Klaim Komandan Iran soal Penahanan Tiga Pilo

by Zahra Zahwa
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qatar membantah klaim Iran yang menyebut negaranya menahan tiga pilot Iran selama berbulan-bulan. Iran sebelumnya mengklaim Qatar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Impact Investment Festival

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

August 15, 2026
Abbas Araghchi

Menlu Iran Tegaskan Belum Ada Keputusan untuk Kembali Berunding dengan AS

August 15, 2026
10 Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2026

10 Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2026

August 15, 2026
Belanja Konsumen AS Melemah pada Juli, Ekonomi Mulai Hadapi Tekanan

Mantan Profesor Cambridge Jason Arday Ditemukan Meninggal di London

August 15, 2026
Jamkrindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Jamkrindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

August 16, 2026
BNI Pastikan Bantuan dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan di Tengah Gempa NTT

BNI Pastikan Bantuan dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan di Tengah Gempa NTT

August 16, 2026
Tanpa disadari, Kebiasaan yang dilakukan Wanita di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Stres

Tanpa disadari, Kebiasaan yang dilakukan Wanita di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Stres

August 16, 2026
Seberapa Penting Pakai Sarung Tangan saat Membersihkan Rumah?

Seberapa Penting Pakai Sarung Tangan saat Membersihkan Rumah?

August 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved