JAKARTA, Cobisnis.com – Pulau Kharg di Teluk Persia menjadi salah satu titik paling strategis dalam konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Pulau kecil ini memegang peran vital karena menjadi pusat utama ekspor minyak mentah Iran ke pasar global.
Pulau yang terletak sekitar 30 kilometer dari daratan Iran itu menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah negara tersebut. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya pulau tersebut bagi stabilitas ekonomi Iran.
Para analis energi menyebut Pulau Kharg sebagai tulang punggung sektor minyak Iran. Jika fasilitas di pulau ini terganggu, sebagian besar aliran ekspor minyak Iran bisa terhenti secara langsung.
Laporan lembaga keuangan JP Morgan menyebut serangan langsung terhadap Pulau Kharg berpotensi menghentikan mayoritas ekspor minyak Iran. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh Iran, tetapi juga oleh pasar energi global.
Gangguan di pulau tersebut dapat memicu lonjakan harga minyak dunia. Selain itu, ketegangan juga dapat meningkat di jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi energi global.
Selat Hormuz selama ini menjadi jalur penting bagi ekspor minyak dari negara-negara Teluk. Ketegangan militer di wilayah ini berpotensi mengganggu pasokan minyak dan gas internasional.
Farzin Nadimi, peneliti senior di Washington Institute for Near East Policy, menilai pengambilalihan Pulau Kharg saat konflik aktif bukan langkah yang mudah. Pulau itu dipenuhi fasilitas minyak, pipa, serta tangki penyimpanan energi.
Kondisi tersebut membuat operasi militer di wilayah itu menjadi sangat rumit. Selain risiko militer, kerusakan fasilitas energi juga dapat memicu dampak ekonomi yang luas.
Pulau Kharg telah lama menjadi pusat ekspor minyak Iran sejak ekspansi industri minyak pada 1960–1970-an. Banyak wilayah pesisir Iran terlalu dangkal untuk kapal tanker besar sehingga Kharg menjadi lokasi ideal untuk pelabuhan energi.
Iran memang telah membuka terminal minyak baru di Jask pada tahun 2021. Namun para analis menyebut fasilitas tersebut belum mampu menggantikan peran strategis Pulau Kharg.
Pulau Kharg juga disebut sebagai sumber pendapatan utama bagi pemerintah Iran dan Korps Garda Revolusi Islam. Karena itu, keberadaan pulau ini menjadi sangat sensitif dalam konflik geopolitik kawasan.
Beberapa pejabat Amerika Serikat disebut sedang mempertimbangkan opsi militer terkait pulau tersebut. Namun langkah tersebut dinilai berisiko tinggi karena dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Sejumlah tokoh politik Israel bahkan menyebut bahwa menghancurkan fasilitas energi di Pulau Kharg dapat melemahkan ekonomi Iran. Namun para analis memperingatkan bahwa langkah itu bisa memicu balasan keras dari Teheran.













