• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

1,64 Juta Hektar Hutan Dibabat Zulhas, Polemik Sawit Mencuat

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 9, 2025
in Nasional
0
1,64 Juta Hektar Hutan Dibabat Zulhas, Polemik Sawit Mencuat

JAKARTA, Cobisnis.com – Zulkifli Hasan, mantan Menteri Kehutanan sekaligus Ketua Umum PAN, kembali jadi sorotan publik terkait pelepasan kawasan hutan seluas 1,64 juta hektar untuk izin perkebunan sawit selama masa jabatannya 2009–2014. Angka ini hampir 25 kali luas DKI Jakarta dan mencakup sekitar 70 persen dari total izin perkebunan yang diterbitkan 2004–2017.

Mayoritas lahan yang dilepas diarahkan untuk ekspansi sawit, sementara sebagian kecil sekitar 300 hingga 400 ribu hektar diperuntukkan bagi perkebunan tebu, terkait program swasembada gula era Presiden SBY. Program ini membutuhkan lahan luas, sebagian besar hanya tersedia di Papua, meski akhirnya gagal akibat hama dan minimnya infrastruktur.

Greenomics Indonesia menyoroti kebijakan ini, menyebutnya sebagai pelepasan kawasan hutan terbesar yang pernah dilakukan seorang Menteri Kehutanan. Laporan ini memicu perdebatan publik mengenai keseimbangan antara kebutuhan pangan dan kelestarian lingkungan.

Zulhas menanggapi kritik dengan menyatakan kebijakan tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan nasional dan bagian dari prosedur resmi pemerintah. Ia menegaskan sebagian besar lahan dilepas untuk mendukung program strategis yang berorientasi pada ketahanan pangan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai polemik ini tidak akan berlangsung lama dan menekankan perlunya evaluasi kebijakan secara menyeluruh. Ia menambahkan, isu pelepasan hutan harus dipahami dalam konteks kebutuhan pembangunan nasional dan perencanaan strategis jangka panjang.

Para pakar lingkungan menyoroti pentingnya pengelolaan hutan yang berkelanjutan, agar lahan yang dilepas tetap bisa dimanfaatkan tanpa merusak ekosistem. Mereka menekankan koordinasi dengan kementerian lain dan lembaga independen untuk pengawasan ketat.

Masyarakat sipil meminta transparansi penuh atas data pelepasan hutan dan dampak sosial-ekonomi dari kebijakan tersebut. Laporan Greenomics menjadi acuan penting untuk memahami skala dan efek jangka panjang kebijakan Zulhas.

Pengamat agraria menilai pelepasan ini menjadi contoh ketegangan antara pembangunan ekonomi dan konservasi lingkungan. Lahan hutan yang dilepas untuk sawit menjadi sorotan karena potensinya memengaruhi habitat, keanekaragaman hayati, dan penyerapan karbon.

Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi dan perbaikan tata kelola hutan akan terus dilakukan. Setiap kebijakan baru akan memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam, kebutuhan pangan, serta kepentingan ekonomi masyarakat lokal.

Zulhas tetap berada di pusat perhatian politik karena kombinasi peran sebagai mantan Menhut dan Ketua Umum PAN. Diskusi mengenai kebijakan pelepasan hutan di masa lalu akan terus menjadi bahan evaluasi dan pelajaran bagi pengelolaan hutan di masa depan.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: CobisnishutanIndonesiaMenhutPANPebisnismudaSawitZulhas

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved