JAKARTA, Cobisnis.com – Petenis Jepang Naomi Osaka secara terbuka mengungkapkan bahwa menjalani peran sebagai ibu sekaligus atlet profesional bukanlah hal yang mudah. Meski begitu, pada momen liburan akhir tahun, Osaka memilih untuk lebih memfokuskan waktunya bersama sang putri, Shai.
“Ini memang sangat menantang,” ujar Osaka, dikutip dari WTA, Jumat (2/1/2026), saat membahas upayanya menyeimbangkan kehidupan keluarga dan karier tenis.
Usai menjalani musim 2025 yang cukup impresif dengan lonjakan peringkat dari posisi 57 ke peringkat 16 dunia, peraih empat gelar Grand Slam itu mengaku semakin memahami pentingnya mengatur keseimbangan antara latihan di luar musim dan tanggung jawab sebagai seorang ibu.
Menurut Osaka, masa liburan justru menjadi periode yang cukup berat karena ia ingin selalu hadir untuk putrinya, di tengah kewajiban berlatih dan berbagai agenda profesional lainnya.
“Ada saat-saat di mana saya harus berlatih atau melakukan hal lain. Saya berharap bisa mengatur semuanya dengan baik,” katanya.
Menjelang konferensi pers tim Jepang pada ajang United Cup di Perth, Osaka sempat melihat petenis Swiss Belinda Bencic bersama putrinya yang masih berusia satu tahun di lapangan. Momen tersebut membuatnya teringat pada Shai.
“Itu terlihat sangat menggemaskan dan langsung mengingatkan saya pada putri saya,” ujar Osaka.
Sejak melahirkan pada Juli 2023, Osaka juga mengungkap bahwa menjadi orang tua telah membawa perubahan besar dalam cara pandangnya terhadap tenis. Ia menilai dirinya kini tidak lagi terlalu keras pada diri sendiri seperti sebelumnya.
Dulu, Osaka kerap mengukur nilai dirinya berdasarkan hasil pertandingan. Namun kini, ia memiliki perspektif yang lebih luas dan positif terhadap karier maupun kehidupannya.
“Perubahan pola pikir ini sangat membantu perkembangan karier saya,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa meski tenis tetap penting, peran terbesarnya saat ini adalah sebagai ibu bagi putrinya.
“Saya belajar untuk melihat setiap hari sebagai kesempatan baru untuk menjadi lebih baik. Tapi saya juga sadar bahwa peran utama saya bukan hanya sebagai pemain tenis, melainkan sebagai ibu,” kata petenis berusia 28 tahun tersebut.
Pada awal musim 2026, Osaka tergabung di Grup E United Cup bersama Yunani dan Inggris. Ia dijadwalkan menghadapi Maria Sakkari pada Jumat (2/1/2026) dan Emma Raducanu pada Minggu (4/1/2026) dalam dua laga tunggal pertamanya musim ini.














