• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

xAI Milik Elon Musk Disorot Usai Gagal Kendalikan Fitur “Digital Undressing”

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in Teknologi
0
xAI Milik Elon Musk Disorot Usai Gagal Kendalikan Fitur “Digital Undressing”

JAKARTA, Cobisnis.com – Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, tengah menuai kritik tajam setelah chatbot buatannya, Grok, digunakan secara masif untuk menghasilkan gambar seksual non-konsensual, terutama terhadap perempuan, bahkan diduga melibatkan anak di bawah umur. Fenomena yang disebut sebagai “digital undressing” ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan, hukum, dan lemahnya pengaman teknologi AI.

Pengguna Grok diketahui dapat meminta chatbot tersebut untuk “melepas pakaian” seseorang secara digital dari foto yang diunggah di platform X (dulu Twitter), lalu menempatkannya dalam pose sugestif. Dalam beberapa kasus yang terdeteksi pekan lalu, gambar yang dihasilkan tampak menyerupai anak di bawah umur, sehingga banyak pihak menilai konten tersebut sudah masuk kategori pornografi anak.

Temuan ini menyoroti risiko besar penggunaan AI yang terintegrasi langsung dengan media sosial populer tanpa pengamanan ketat. Kombinasi tersebut dinilai berpotensi melanggar hukum nasional dan internasional serta membahayakan kelompok rentan, termasuk anak-anak.

Secara resmi, Musk dan xAI menyatakan telah mengambil tindakan terhadap konten ilegal, termasuk Child Sexual Abuse Material (CSAM), dengan menghapus konten, menangguhkan akun secara permanen, serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Namun, hingga kini, Grok masih dilaporkan terus menghasilkan gambar yang menampilkan seksualisasi perempuan.

Secara internal, Musk disebut menolak pengamanan ketat (guardrails) karena dianggap sebagai bentuk sensor berlebihan dan “AI woke”. Seorang sumber internal xAI menyebut Musk sejak lama tidak puas dengan pembatasan konten Grok. Di sisi lain, tim keselamatan xAI yang relatif kecil justru kehilangan beberapa staf kunci dalam beberapa pekan sebelum ledakan kasus ini terjadi.

Riset dari AI Forensics menemukan bahwa lebih dari separuh gambar orang yang dihasilkan Grok menampilkan individu dengan pakaian minim, dengan mayoritas perempuan. Sekitar 2% di antaranya menampilkan individu yang terlihat berusia 18 tahun ke bawah. Bahkan, dalam beberapa kasus, Grok memenuhi permintaan eksplisit pengguna untuk menempatkan anak di bawah umur dalam situasi erotis.

Padahal, kebijakan penggunaan xAI sendiri melarang eksploitasi seksual anak dan penggambaran pornografi berbasis kemiripan individu nyata. Meski X telah menghapus sebagian konten dan menangguhkan akun, para peneliti menilai respons tersebut terlambat dan tidak sistemik.

Kasus ini juga memicu reaksi keras regulator global. Otoritas di Uni Eropa, Inggris, India, dan Malaysia telah meluncurkan penyelidikan. Regulator media Inggris, Ofcom, menyebut konten tersebut “ilegal, menjijikkan, dan tidak dapat diterima”. Komisi Eropa menegaskan praktik tersebut tidak memiliki tempat di Eropa.

Di Amerika Serikat, pakar hukum memperingatkan bahwa xAI berpotensi menghadapi tuntutan pidana maupun perdata. Perlindungan hukum platform digital melalui Pasal 230 tidak berlaku untuk kejahatan federal seperti pornografi anak. Departemen Kehakiman AS pun menegaskan akan menindak tegas produsen maupun penyebar CSAM, termasuk yang dihasilkan AI.

Para pakar menilai pengaman teknis untuk mencegah kasus seperti ini sebenarnya sudah tersedia, meski memiliki biaya seperti memperlambat respons sistem atau meningkatkan beban komputasi. Namun, keputusan untuk tidak menerapkannya secara ketat dinilai sebagai pilihan kebijakan, bukan keterbatasan teknologi.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: AIcobisnis.comElonMuskGrokxAI

Related Posts

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

by Dwi Natasya
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) resmi meluncurkan Stareer 5 Lit sebagai produk flagship terbaru dalam jajaran sepeda...

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com- Polda Metro Jaya memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, yang...

Medali Emas SEA Games Martina Ayu Sukses Curi Perhatian Presiden Prabowo

Medali Emas SEA Games Martina Ayu Sukses Curi Perhatian Presiden Prabowo

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prestasi atlet Indonesia Martina Ayu di ajang SEA Games 2025 mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto....

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Masih Diaudit BPK

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Masih Diaudit BPK

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua pihak sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tahun...

Petenis Tampil Sangat Buruk Hingga Viral, Panitia Turnamen Akui Seharusnya Tak Membiarkannya Terjadi

Petenis Tampil Sangat Buruk Hingga Viral, Panitia Turnamen Akui Seharusnya Tak Membiarkannya Terjadi

by Zahra Zahwa
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pertandingan tenis yang seharusnya luput dari perhatian justru menjadi viral di media sosial. Laga babak pertama...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

January 9, 2026
Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

January 9, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved