JAKARTA, Cobisnis.com – Weverse Company, anak usaha HYBE yang juga dikenal sebagai platform fandom terbesar di Korea Selatan dengan sekitar 50 juta pengguna, menyampaikan permintaan maaf terkait insiden kebocoran data pribadi penggemar yang melibatkan salah satu karyawannya.
CEO Weverse Company, Choi Jun-won, menegaskan bahwa kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan individu semata. Menurutnya, kasus tersebut menunjukkan adanya kelemahan perusahaan dalam sistem pengawasan serta pengelolaan data internal.
Fakta pelanggaran ini terungkap ketika perusahaan tengah melakukan penyelidikan internal atas dugaan pelanggaran lain. Dari hasil investigasi, diketahui bahwa seorang karyawan yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan operasional fan signing event secara sengaja mencari tahu status kemenangan seorang peserta. Karyawan tersebut kemudian memperoleh informasi pribadi berupa nama dan tahun kelahiran, lalu membagikannya ke dalam grup KakaoTalk tertutup yang beranggotakan enam orang, termasuk seorang kenalannya yang merupakan penggemar artis terkait.
Penyelidikan juga menemukan adanya upaya karyawan tersebut untuk memengaruhi hasil acara. Meski demikian, tidak ditemukan perubahan hasil yang merugikan peserta lain. Peserta yang bersangkutan tetap terpilih secara sah dan mengikuti fan signing event sesuai prosedur.
Selain kebocoran data, perusahaan mengungkap adanya pelanggaran berat lain, termasuk dugaan pengkhianatan terhadap tugas serta tindakan yang menghambat jalannya pekerjaan internal.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Weverse Company langsung menonaktifkan karyawan yang bersangkutan, menyerahkannya ke komite disiplin, dan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Perusahaan juga menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan aparat penegak hukum.
Sebagai langkah pencegahan, Weverse berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan data pribadi dan mekanisme penyelenggaraan fan event. Langkah tersebut meliputi pembatasan akses data secara lebih ketat, evaluasi ulang seluruh proses acara mulai dari pengumuman hingga penentuan pemenang, serta pembentukan tim khusus guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.














