JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan pada Jumat waktu setempat niatnya untuk menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya. Informasi ini disampaikan oleh dua sumber yang terlibat langsung dalam proses tersebut.
Trump mengatakan kepada wartawan pada Kamis malam bahwa ia telah memfinalisasi pilihannya setelah mempertimbangkan keputusan ini selama beberapa bulan. Ia juga menyebut akan menyampaikan pengumuman resmi pada Jumat, meski tidak menyebutkan nama kandidatnya secara langsung saat itu.
“Saya akan mengumumkan, menurut saya, pilihan yang sangat hebat besok,” ujar Trump saat tiba di pemutaran perdana film dokumenter Ibu Negara Melania Trump.
Kevin Warsh diketahui bertemu langsung dengan Trump di Gedung Putih pada Kamis, menurut sumber yang mengetahui pertemuan tersebut. Sejak itu, para pejabat pemerintahan mulai mempersiapkan langkah-langkah untuk pengumuman resmi pencalonannya. Hingga kini, Gedung Putih maupun Warsh belum memberikan tanggapan resmi.
Meski demikian, sejumlah pejabat menekankan bahwa keputusan final tetap berada di tangan Trump hingga diumumkan secara langsung. Mereka juga mengingatkan bahwa Trump beberapa kali mengubah pandangannya selama proses seleksi. Namun, pada Kamis malam, Trump dinilai sudah mantap dengan pilihannya dan persiapan pengumuman telah berjalan.
“Ini akan menjadi seseorang yang sangat dihormati, dikenal luas di dunia keuangan,” kata Trump. “Dan saya pikir ini akan menjadi pilihan yang sangat baik.”
Sebelumnya, ada empat kandidat terakhir yang dipertimbangkan Trump, yakni Kevin Warsh, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, eksekutif BlackRock Rick Rieder, dan Gubernur The Fed Christopher Waller. Trump melakukan wawancara langsung dengan keempat kandidat tersebut sebagai tahap akhir seleksi yang rampung awal bulan ini.
Warsh memang sudah lama disebut sebagai kandidat kuat. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur The Fed selama lima tahun setelah dinominasikan oleh Presiden George W. Bush. Namanya juga beberapa kali masuk bursa untuk posisi ekonomi strategis di pemerintahan Trump, termasuk sempat dipertimbangkan sebagai Menteri Keuangan sebelum akhirnya posisi itu diberikan kepada Scott Bessent.
Pada 2017, Warsh juga pernah dipertimbangkan untuk posisi Ketua The Fed, meski saat itu jabatan tersebut akhirnya dipegang oleh Jerome Powell. Trump sendiri kemudian dikenal kerap mengkritik Powell dan kebijakan The Fed, baik pada masa jabatan pertamanya maupun sepanjang tahun pertama periode keduanya.














