JAKARTA, Cobisnis.com – Sekitar 20 pemuka agama mendatangi Gedung Putih untuk mendoakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di tengah meningkatnya konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Momen tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) waktu setempat di Oval Office, Gedung Putih. Pertemuan itu berlangsung ketika situasi perang di Timur Tengah masih berlangsung dan memicu perhatian luas dari komunitas internasional.
Video peristiwa tersebut dibagikan oleh Asisten Presiden sekaligus Wakil Kepala Staf Gedung Putih, Dan Scavino, melalui akun media sosial X. Dalam rekaman tersebut terlihat para pemuka agama berdiri mengelilingi Trump yang sedang duduk di meja kerjanya.
Para tokoh agama itu kemudian memegang pundak Trump sambil memanjatkan doa. Trump tampak menundukkan kepala, memejamkan mata, dan menangkupkan kedua tangannya di atas meja selama doa berlangsung.
Dalam unggahannya, Scavino menuliskan bahwa momen tersebut sedang berlangsung langsung dari Oval Office. Ia juga menyertakan pesan singkat yang berbunyi “Tuhan memberkati Amerika Serikat”.
Pertemuan doa tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik militer yang melibatkan AS dan Israel terhadap Iran terus berkembang dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah laporan menyebut operasi militer terhadap Iran kemungkinan tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Situasi ini membuat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah semakin meningkat.
Konflik tersebut juga memicu berbagai reaksi dari kalangan politik, militer, hingga tokoh masyarakat di Amerika Serikat. Sebagian pihak mendukung langkah pemerintah, sementara lainnya mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari perang tersebut.
Kehadiran para pemuka agama di Gedung Putih dianggap sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi pemimpin negara di tengah situasi krisis internasional. Tradisi doa bersama juga kerap muncul dalam momen-momen penting dalam sejarah politik Amerika.
Di sisi lain, konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel saat ini menjadi salah satu krisis geopolitik terbesar yang sedang dipantau dunia. Perkembangan situasi di kawasan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan global serta dinamika politik internasional.
Dengan kondisi yang masih sangat dinamis, perhatian publik global kini tertuju pada langkah berikutnya dari para pemimpin dunia dalam merespons konflik yang terus berkembang di Timur Tengah.













