• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Transisi Energi Perlu Berlangsung Secara Adil dan Terarah

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 4, 2024
in Industri
0
Transisi Energi Perlu Berlangsung Secara Adil dan Terarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Transisi energi berkeadilan harus menjadi prinsip utama untuk mencapai target net zero emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat, sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Selain itu, percepatan transisi energi berkeadilan membantu Indonesia melaksanakan kesepakatan pada Conference of Parties (COP-28) untuk
meningkatkan kapasitas energi terbarukan hingga tiga kali lipat (triple up) dan menggandakan upaya efisiensi energi (double down) pada tahun 2030 untuk menjaga kenaikan suhu bumi 1,5
derajat Celcius.

Prof. Bambang Brodjonegoro, Ketua Indonesia Clean Energy Forum (ICEF) mengatakan bahwa untuk mencapai seluruh target tersebut diperlukan pendekatan yang adil, terarah dan inklusif.
Menurutnya, bagi Indonesia, peningkatan kapasitas energi terbarukan dan efisiensi energi memerlukan langkah nyata yang memprioritaskan kesetaraan sosial dan ekonomi.

“Pendekatan transisi yang adil dan terarah perlu dilakukan secara kolaboratif, didukung oleh kebijakan yang tepat, investasi infrastruktur, penguasaan teknologi, dan pengembangan sumber
daya manusia (SDM). Artinya, kita perlu menyelaraskan antara kebijakan ekonomi dan energi untuk mendukung penciptaan lapangan kerja, resiliensi ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan, memastikan tidak seorangpun yang tertinggal dalam proses transisi energi,”ungkap Bambang pada pembukaan Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2024 yang
diselenggarakan oleh Institute for Essential Services Reform (IESR), Indonesia Clean Energy Forum (ICEF) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) di Jakarta, hari ini (4/11/2024).

Bambang juga menegaskan pentingnya pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan mengubah pandangan bahwa transisi energi adalah peluang ekonomi bukan sebuah beban sehingga dapat menarik lebih banyak investasi dan menciptakan ekosistem bisnis yang
berkelanjutan. Selain itu, integrasi praktik berkelanjutan dalam ekonomi Indonesia akan mendukung agenda Asta Cita dari kepemimpinan Prabowo-Gibran untuk mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey CVO, OBE, menyatakan bahwa sebagai bagian dari aksi mitigasi iklim, Inggris telah mengakhiri operasi PLTU batubara
terakhirnya bulan lalu, sehingga kini seluruh pasokan listriknya tidak ada yang berasal dari batubara.

“Inggris berkomitmen untuk berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim, bukan hanya di dalam negeri, melainkan juga dengan berbagai mitra global termasuk Indonesia, serta berkolaborasi bersama karena perubahan iklim merupakan tantangan global yang
membutuhkan aksi global. Di Indonesia, sejauh ini investasi senilai lebih dari USD 800 juta telah disetujui dalam Just Energy Transition Partnership (JETP). Pembiayaan lainnya dari JETP internasional senilai USD 5-6 miliar sedang dinegosiasikan dan siap mengalir untuk mendukung transisi energi terbarukan. Indonesia tidak sendirian dalam perjalanan transisi energi.

Sebagai mitra global, Inggris, bersama anggota International Partners Group (IPG) lainnya dalam kemitraan JETP, senantiasa mendukung upaya dekarbonisasi sektor energi Indonesia,” jelas Dominic.
Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR menyebut bahwa pelaksanaan transisi energi yang adil dan tertata memerlukan komitmen dan kepemimpinan kuat yang mampu mendorong pemangku
kepentingan mengambil langkah nyata dalam meningkatkan bauran energi terbarukan,melaksanakan efisiensi energi, dan membangun kolaborasi lintas sektor, serta mengatasi hambatan-hambatan investasi untuk mencapai target nasional.

“Peningkatan bauran energi terbarukan membutuhkan peningkatan investasi yang akan meningkatkan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi tinggi delapan persen yang menjadi target pemerintah Prabowo. Selain itu, adanya target yang jelas dan peningkatan permintaan
teknologi energi bersih dalam negeri akan mendorong minat investasi pada manufaktur industri teknologi energi bersih jika didukung kebijakan dan regulasi yang memadai. Pertumbuhan
industri manufaktur domestik ini akan menyumbang pertumbuhan ekonomi.

Selain itu,ketersediaan energi bersih juga dapat menjadi daya tarik untuk investasi hilirisasi maupun industri manufaktur lainnya. Untuk itu, pemerintah perlu menyelaraskan perencanaan

pembangunan, menyelaraskan kebijakan transisi energi dengan kebijakan industri dan juga peningkatan kualitas SDM,” jelas Fabby.Sementara itu, Prof. Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), menyebutkan bahwa investasi energi terbarukan di Indonesia
masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkan proyek energi terbarukan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, terdapat peluang investasi sebesar USD 15,9 miliar. Eniya menambahkan bahwa pemerintah berupaya menarik investasi ini dengan
menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No. 11/2024 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan, serta Peraturan Menteri Perindustrian No.
33/2024 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri Untuk Pembangunan
Infrastruktur Ketenagalistrikan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur energi terbarukan sambil membangun industri energi terbarukan dalam negeri.

Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2024 merupakan IETD yang ketujuh semenjak pertama kali diadakan pada 2018. IETD 2024 berlangsung pada 4-6 November 2024 dengan tema “Mewujudkan Transisi Energi yang Berkeadilan dan Tertata”. IETD 2024 melalui 11 sesi dengan ragam topik dan format, menghadirkan 50 pembicara, panelis dan moderator nasional
dan internasional.

Hasil dari IETD 2024 akan disarikan dan menjadi masukan bagi pemerintah Prabowo-Gibran untuk menyiapkan program transisi energi yang berkeadilan dan mencapai tujuan kemandirian
energi dalam lima tahun mendatang.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comNzeTransisi energi

Related Posts

Jokowi Setujui Langkah JK Tempuh Jalur Hukum atas Tuduhan Dana Ijazah

Jokowi Setujui Langkah JK Tempuh Jalur Hukum atas Tuduhan Dana Ijazah

by Hidayat Taufik
April 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Jusuf Kalla yang melaporkan Rismon Sianipar ke...

Jelang Musim Haji, Tabungan Haji BSI Melonjak Pesat

Jelang Musim Haji, Tabungan Haji BSI Melonjak Pesat

by Dwi Natasya
April 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tabungan haji BSI meningkat signifikan menjelang musim haji seiring tingginya minat masyarakat dalam mempersiapkan ibadah ke Tanah Suci....

Serangga Penyerbuk

Serangga Penyerbuk Dilepas, Harapan Baru untuk Masa Depan Sawit Indonesia

by Iwan Supriyatna
April 10, 2026
0

Simalungun, Cobisnis.com – Lebih dari empat dekade lalu, sebuah langkah kecil dalam dunia serangga mengubah wajah industri kelapa sawit Indonesia....

Catat! Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dalam Waktu WIB

Catat! Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dalam Waktu WIB

by Hidayat Taufik
April 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling bersejarah dengan melibatkan 48 negara peserta. Turnamen ini digelar di...

Kabar Gembira, Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka dengan Ribuan Formasi

Kabar Gembira, Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka dengan Ribuan Formasi

by Desti Dwi Natasya
April 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – CPNS 2026 segera dibuka setelah pemerintah memberikan sinyal kuat terkait rekrutmen aparatur sipil negara. Oleh karena itu, cpns...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kabar Gembira, Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka dengan Ribuan Formasi

Kabar Gembira, Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka dengan Ribuan Formasi

April 10, 2026
Tren Side Hustle Meningkat, Prudential Ingatkan Pentingnya Finansial Sehat

Prestige by Prudential Hadirkan Layanan Premium Personal untuk Nasabah Prioritas

April 9, 2026
Dokter Spesialis Hentikan Layanan, Pasien RSUD Atambua Terimbas

Dokter Spesialis Hentikan Layanan, Pasien RSUD Atambua Terimbas

April 9, 2026
Kementerian PU Digeledah Kejati DKI, Proses Masih Berlangsung

Kementerian PU Digeledah Kejati DKI, Proses Masih Berlangsung

April 9, 2026
Jokowi Setujui Langkah JK Tempuh Jalur Hukum atas Tuduhan Dana Ijazah

Jokowi Setujui Langkah JK Tempuh Jalur Hukum atas Tuduhan Dana Ijazah

April 10, 2026
Jelang Musim Haji, Tabungan Haji BSI Melonjak Pesat

Jelang Musim Haji, Tabungan Haji BSI Melonjak Pesat

April 10, 2026
Serangga Penyerbuk

Serangga Penyerbuk Dilepas, Harapan Baru untuk Masa Depan Sawit Indonesia

April 10, 2026
Menkeu Purbaya Kritik Pengusaha Nikel, Soal Untung Tak Ribut Rugi Minta Bantuan

Menkeu Purbaya Kritik Pengusaha Nikel, Soal Untung Tak Ribut Rugi Minta Bantuan

April 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved