JAKARTA, Cobisnis.com – Kemenangan telak atas AS Monaco membawa Real Madrid naik ke posisi kedua klasemen Liga Champions. Hasil tersebut memastikan Los Blancos melaju langsung ke babak 16 besar tanpa harus melalui fase playoff, berbeda dengan pengalaman mereka pada musim sebelumnya.
Meski demikian, posisi Madrid belum sepenuhnya terkunci. Bayern Munchen masih berpeluang menyalip apabila berhasil meraih kemenangan atas Union Saint-Gilloise. Situasi serupa juga dimiliki Atalanta yang bisa melampaui Real Madrid jika mampu menundukkan Athletic Bilbao.
Dalam skenario terburuk, tim asuhan Carlo Ancelotti masih berpotensi mengakhiri fase ini di posisi keempat.
Terlepas dari berbagai kemungkinan tersebut, performa Real Madrid sepanjang fase awal Liga Champions patut mendapat apresiasi. Mereka tampil konsisten dan solid, meski sempat mengalami kekalahan dari Liverpool dan Manchester City. Secara keseluruhan, Los Blancos menunjukkan kematangan permainan yang melebihi ekspektasi banyak pihak.
Posisi akhir di klasemen menjadi faktor krusial menjelang babak gugur. Jika mampu mempertahankan peringkat kedua, Real Madrid akan mendapatkan keuntungan dengan memainkan leg kedua di kandang sendiri. Keunggulan ini sangat berarti, mengingat atmosfer Santiago Bernabéu yang kerap menjadi senjata utama mereka di kompetisi Eropa.
Fase grup akan ditutup dengan laga menghadapi Benfica yang kini dilatih José Mourinho. Pertandingan tersebut dipastikan sarat emosi karena menjadi ajang reuni dengan pelatih asal Portugal itu. Selain nilai emosional, laga ini juga penting secara matematis karena berpeluang mengantarkan Madrid finis dengan total 18 poin.
Peluang untuk menjadi juara grup memang tidak besar, namun kesempatan mengakhiri fase ini di tiga besar masih terbuka lebar. Capaian tersebut sudah cukup ideal untuk menjaga jalur Real Madrid menuju babak gugur tetap menguntungkan.
Masih terlalu dini membicarakan peluang juara. Namun satu hal yang pasti, Real Madrid mulai menemukan ritme terbaiknya di Liga Champions musim ini. Prospek mereka terlihat jauh lebih menjanjikan dibandingkan musim lalu—sebuah sinyal positif bagi klub dengan tradisi kuat di kompetisi Eropa.














