• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Tata Technologies Akan Rekrut Lebih Banyak Tenaga Kerja Lokal di AS Saat Trump Perketat Imigrasi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 23, 2025
in Teknologi
0
Tata Technologies Akan Rekrut Lebih Banyak Tenaga Kerja Lokal di AS Saat Trump Perketat Imigrasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Tata Technologies berencana merekrut lebih banyak tenaga kerja lokal di Amerika Serikat sebagai respons terhadap kebijakan imigrasi ketat yang diterapkan Presiden AS Donald Trump. Langkah ini diambil seiring rencana pemerintah AS memberlakukan biaya tinggi bagi perusahaan yang menggunakan visa kerja H1-B, yang banyak digunakan raksasa teknologi seperti Amazon dan Meta Platforms.

CEO dan Managing Director Tata Technologies, Warren Harris, mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan sedang menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi visa. “Sebagai respons terhadap perubahan undang-undang terkait visa, kami akan merekrut lebih banyak warga lokal di Amerika Serikat,” ujarnya.

Menurut data pemerintah, India menyumbang hampir tiga perempat penerima visa H-1B tahun lalu. Tata Technologies, penyedia layanan rekayasa dan teknologi yang berbasis di Pune, India, memiliki lebih dari 12.000 karyawan di seluruh dunia, termasuk di AS, dengan klien besar seperti Jaguar Land Rover, VinFast, dan Boeing.

Perusahaan ini tidak mengungkapkan rincian pendapatan per negara, namun Amerika Utara menyumbang sekitar 20% dari total pendapatan 51,68 miliar rupee (sekitar $588 juta) pada tahun fiskal 2024–2025. Tata Technologies juga telah mempekerjakan lebih dari 70% tenaga kerja lokal di Tiongkok, Swedia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Industri layanan teknik India menghadapi tekanan karena pelanggan dari sektor otomotif mengurangi pengeluaran akibat dampak tarif impor AS. Namun, Harris tetap optimistis terhadap prospek bisnis di Amerika.

“Pasar AS tetap menjadi pasar yang dinamis dan penting bagi kami,” ujarnya. “Kami melihat potensi pemulihan dalam 6 hingga 9 bulan ke depan setelah pelanggan menyesuaikan diri dengan rezim tarif baru.”

Selain itu, Tata Technologies juga mengumumkan rencana untuk melakukan akuisisi yang lebih “terarah” dalam beberapa tahun ke depan, setelah sebelumnya membeli perusahaan asal Jerman ES-Tec Group senilai 75 juta euro ($87,47 juta). Pada kuartal terakhir, Tata Technologies mencatat kenaikan laba sebesar 5%.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Amerika Serikatcobisnis.comTata Technologie

Related Posts

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

by Hidayat Taufik
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta sejumlah kapal perang pengawal menuju kawasan Timur Tengah....

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Terlalu dini bagi sebagian orang untuk memprediksi masa depan seorang sensasi olahraga berusia sembilan tahun. Banyak hal...

Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Uang mengalir bebas dalam tatanan dunia baru atletik perguruan tinggi di Amerika Serikat, dan tidak mengejutkan jika...

Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah restoran di Inggris yang menyandang dua bintang Michelin baru saja menerima peringkat kebersihan bintang satu setelah...

Dunia Mencatat Rekor Masa Tanpa Uji Coba Nuklir Terlama Namun Terancam Oleh Ketegangan Global

Dunia Mencatat Rekor Masa Tanpa Uji Coba Nuklir Terlama Namun Terancam Oleh Ketegangan Global

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pekan ini dunia melewati sebuah tonggak sejarah nuklir yang signifikan. Bumi telah mencapai periode terlama tanpa ledakan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

January 16, 2026
Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

January 16, 2026
Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

January 16, 2026
Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

January 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved