• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tantangan Penerimaan Negara Indonesia yang Dinilai Susah Naik Menurut Proyeksi IMF

Saeful Imam by Saeful Imam
May 8, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Tantangan Penerimaan Negara Indonesia yang Dinilai Susah Naik Menurut Proyeksi IMF

PDB Indonesia sulit turun

JAKARTA, COBISNIS.COM – Penerimaan negara pada tahun ini diperkirakan tidak akan mendaki lebih tinggi jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Menurut laporan Fiscal Monitor April 2024 dari International Monetary Fund (IMF), rasio penerimaan negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2024 diperkirakan hanya akan mencapai 15,2%, yang secara relatif tidak beranjak jauh dari rasio tahun sebelumnya yang berada di level 15% terhadap PDB.

Perbandingan dengan negara-negara tetangga menunjukkan bahwa rasio penerimaan negara Indonesia masih tertinggal jauh. Misalnya, diproyeksikan bahwa rasio penerimaan negara Malaysia akan mencapai 17,6% dari PDB dan Thailand 20,1% dari PDB.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024, pemerintah menetapkan target penerimaan negara sebesar Rp 2.802,3 triliun yang meliputi penerimaan pajak, bea dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

IMF melihat bahwa pertumbuhan penerimaan ke kas negara terbatas karena adanya peningkatan kebutuhan belanja yang tidak seimbang dengan kemampuan pemerintah dalam menggali potensi penerimaan negara.

Sejatinya, proyeksi IMF terhadap penerimaan negara pada tahun ini masih dalam batas kewajaran. Penerimaan negara khususnya dari pajak hingga kuartal pertama 2024 masih terkendala.

Realisasi penerimaan pajak hanya terkumpul Rp 393,9 triliun, turun 8,8% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 431,9 triliun, sementara belanja negara meningkat 18% dari tahun sebelumnya.

Penerimaan dari bea dan cukai juga tidak lebih baik, mencapai Rp 69 triliun atau 21,50% dari target. Perlambatan ini turut membayangi pencapaian target dalam APBN 2024.

Ekonom dari Center of Reform on Economics (Core) menilai bahwa sekitar 80% sumber penerimaan negara saat ini berasal dari sektor perpajakan, dan faktor-faktor seperti penurunan harga komoditas serta pertumbuhan ekonomi yang melambat menjadi penyebab utama penurunan penerimaan pajak.

Tingginya angka informalitas kerja di Indonesia juga menjadi salah satu faktor pembatas dalam pengumpulan penerimaan negara. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Februari 2024, sekitar 84,13 juta penduduk bekerja pada sektor informal, atau setara dengan 59,17% dari total penduduk bekerja.

Kendati demikian, diperlukan upaya yang lebih agresif dari pemerintah dalam menggali potensi penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan, untuk mengatasi keterbatasan penerimaan negara yang terus terjadi.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: pendapatan sulitproyeksi IMFtantangan penerimaan negara

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

March 3, 2026
Voices Beyond Limits, Kompetisi Vokal Inklusif untuk Disabilitas Resmi Digelar

Voices Beyond Limits, Kompetisi Vokal Inklusif untuk Disabilitas Resmi Digelar

March 18, 2026
Kapolri Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis, Sopir Bus Lolos Tes Kesehatan

Kapolri Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis, Sopir Bus Lolos Tes Kesehatan

March 18, 2026
Mudik Aman Berbagi Harapan, Bank Mandiri Fasilitasi Ribuan Pemudik

Mudik Aman Berbagi Harapan, Bank Mandiri Fasilitasi Ribuan Pemudik

March 18, 2026
Mandiri Inhealth Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Saat Mudik Lebaran

Mandiri Inhealth Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Saat Mudik Lebaran

March 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved