JAKARTA, Cobisnis.com – Tekanan pasar saham berdampak signifikan terhadap nilai kekayaan pengusaha nasional Prajogo Pangestu dalam satu hari perdagangan.
Sejumlah saham yang terkait dengan kerajaan bisnis Prajogo tercatat kompak mengalami penurunan harga di tengah sentimen pasar yang negatif.
Akibat kondisi tersebut, nilai kekayaan Prajogo Pangestu tercatat menyusut sekitar Rp30,3 triliun hanya dalam satu hari.
Berdasarkan perhitungan nilai pasar, total kekayaannya turun dari sekitar Rp577,8 triliun menjadi Rp547,5 triliun.
Penurunan ini mencerminkan tingginya sensitivitas kekayaan para konglomerat terhadap pergerakan harga saham di bursa.
Koreksi harga saham terjadi seiring tekanan global, aksi ambil untung investor, serta meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar.
Meski nilainya turun tajam, fluktuasi kekayaan ini bersifat unrealized loss karena masih bergantung pada harga pasar saham.
Dalam konteks ekonomi, fenomena ini menunjukkan bagaimana volatilitas pasar modal dapat berdampak langsung pada peringkat dan valuasi individu terkaya.
Analis menilai koreksi seperti ini bukan hal baru bagi investor besar yang portofolionya didominasi aset saham.
Pasar kini menunggu stabilisasi sentimen serta respons pergerakan saham terkait dalam beberapa waktu ke depan.














