• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Tembus Rp16.500 per Dolar AS, Melemah 0,89% dan Jadi yang Terburuk di Asia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
August 29, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Rupiah Tembus Rp16.500 per Dolar AS, Melemah 0,89% dan Jadi yang Terburuk di Asia

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada penutupan perdagangan Jumat (29/8/2025). Rupiah spot ditutup melemah 0,89% ke level Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan sehari sebelumnya di posisi Rp16.353 per dolar AS.

Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat sudah melemah 0,90% dibandingkan penutupan pekan lalu di Rp16.351 per dolar AS. Pelemahan ini sekaligus menjadikan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pada akhir pekan ini.

Secara regional, mayoritas mata uang Asia juga terkoreksi terhadap dolar AS. Won Korea melemah 0,44%, rupee India terkoreksi 0,38%, baht Thailand turun 0,23%, ringgit Malaysia turun 0,20%, dolar Singapura turun 0,10%, dolar Taiwan melemah 0,06%, peso Filipina turun 0,05%, dan yen Jepang terkoreksi tipis 0,02%.

Sementara itu, hanya yuan China dan dolar Hong Kong yang berhasil menguat, masing-masing naik tipis 0,008% dan 0,01% terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan dominasi dolar AS yang masih kuat di pasar global.

Indeks dolar, yang mencerminkan pergerakan mata uang AS terhadap enam mata uang utama dunia, juga tercatat naik menjadi 97,95 dari posisi sebelumnya di 97,81. Penguatan dolar AS ini menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen eksternal yang masih didominasi ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil obligasi AS. Kondisi ini membuat investor cenderung beralih ke aset dolar AS yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pasar kini menantikan langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan yang semakin besar. Pelemahan nilai tukar yang berlarut dikhawatirkan berdampak pada inflasi impor, biaya energi, serta kinerja sektor riil yang masih dalam tahap pemulihan.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comDolar asRupiah

Related Posts

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa sistem pemilihan...

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk tidak lagi diizinkan untuk mengedit “gambar orang asli dalam pakaian...

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak...

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved