JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah restoran di Inggris yang menyandang dua bintang Michelin baru saja menerima peringkat kebersihan bintang satu setelah kunjungan inspektur standar makanan pada bulan November lalu. Ynyshir, yang menawarkan menu cicipan (tasting menu) sebanyak 30 hidangan, merupakan satu-satunya restoran di Wales dengan dua bintang Michelin dan mematok harga mulai dari £468 (sekitar Rp9,5 juta) per orang.
Namun, restoran ini menjadi sorotan karena alasan negatif. Inspektur dari Food Standards Agency (FSA) memberikan laporan yang memberatkan setelah mengunjungi lokasi tersebut pada 5 November. Mereka menyatakan bahwa “perbaikan besar” sangat diperlukan dalam manajemen keamanan pangan. Meskipun penanganan makanan dianggap “secara umum memuaskan,” kebersihan dan kondisi bangunan serta fasilitas dinilai perlu ditingkatkan.
Pemilik sekaligus koki kepala, Gareth Ward, menyatakan kepada BBC bahwa dirinya “tidak merasa malu” dengan peringkat tersebut. Ia berkilah bahwa salah satu poin yang dipertanyakan inspektur adalah penggunaan bahan mentah dan proses penuaan (aging) makanan yang menjadi ciri khas restorannya. Ward bersikeras bahwa ia membeli bahan-bahan terbaik, seperti ikan kelas sashimi dari Jepang yang standarnya diragukan oleh inspektur setempat.
Selain itu, metode penyimpanan ikan di ruang garam untuk proses penuaan juga mendapat sorotan tajam dari pihak berwenang. Meski demikian, Ward mengakui bahwa masalah administrasi atau dokumentasi di restorannya memang belum memenuhi standar yang diminta. Ia pun mengklaim timnya telah bertindak “segera” untuk memperbaiki masalah administratif tersebut serta hal-hal teknis lainnya yang menjadi catatan inspektur.
Ynyshir sebelumnya sempat dinobatkan sebagai restoran terbaik di Inggris pada tahun 2022 dan 2023. Meskipun dilanda kontroversi peringkat kebersihan ini, Ward tetap percaya diri dengan kualitasnya. “Standar saya tidak pernah turun di bawah 100 persen. Saya tidak malu, tapi saya kecewa. Kami tidak melakukan kesalahan, kami hanya melakukan sesuatu yang berbeda,” tegasnya.














